RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat menjaga stabilitas distribusi bahan bakar elpiji bersubsidi di Kota Makassar. Sepanjang periode 10 hingga 17 September 2026, Pertamina telah menyalurkan pasokan tambahan (extra supply) LPG 3 Kg sebanyak lebih dari 60.000 tabung secara bertahap.
Langkah penebalan stok ini direalisasikan dalam tiga gelombang utama untuk merespons dinamika konsumsi masyarakat. Pada periode 10–12 September, Pertamina menginjeksikan pasokan sebesar 50 persen di atas rerata penyaluran harian normal. Skema alokasi tambahan 50 persen tersebut dilanjutkan pada 13 September, sebelum akhirnya dinaikkan hingga 100 persen (dua kali lipat dari kuota harian normal) pada kurun 14–17 September 2026.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, menjelaskan bahwa intervensi pasokan ini dirancang berbasis pemantauan ketat terhadap kebutuhan riil warga di lapangan.
Baca Juga : Perkuat Jaringan Indosat 5G di Makassar, Eric Wilyanto Dorong Kolaborasi Ekosistem Digital Lokal
"Kami terus memperkuat penyaluran LPG 3 Kg di Kota Makassar. Sepanjang 10 hingga 17 September, tambahan suplai yang kami salurkan sudah lebih dari 60.000 tabung. Penambahan ini kami lakukan secara bertahap, mulai dari 50 persen pada 10–13 September, kemudian kami tingkatkan menjadi 100 persen di atas rerata harian pada periode 14–17 September," ujar Okky.
Pertamina memastikan alokasi kuota ekstra ini diteruskan secara merata melalui rantai pangkalan dan agen resmi di seluruh wilayah kecamatan Kota Makassar. Okky mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg secara wajar sesuai kebutuhan harian dan membelinya langsung di pangkalan resmi guna mendapatkan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Guna mengantisipasi fluktuasi permintaan, Pertamina Patra Niaga terus menyiagakan pemantauan pasokan secara real-time serta membuka layanan pengaduan dan konfirmasi informasi 24 jam melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.
