RAKYATKU.COM, MAKASSAR-- SMA Rajawali Makassar akhirnya kembali ke panggung final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi. Setelah melewati dua musim tanpa final, Rajawali menutup perjalanan menuju Final Party dengan kemenangan telak 70-26 atas SMAN 17 Makassar di GOR UMI Makassar, Kamis, 24 September 2026.
Kembalinya Rajawali ke partai puncak menjadi bagian penting dari perjalanan mereka dalam beberapa musim terakhir. Tim putra sekolah tersebut sebelumnya menjadi runner-up pada 2022 dan juara pada 2023. Namun, setelah itu perjalanan mereka tidak lagi sampai ke final.
Pada 2024, Rajawali terhenti di Fantastic Four. Setahun kemudian, mereka justru tersingkir lebih awal pada babak Sweet Sixteen. Musim 2026 menjadi momentum ketika Rajawali kembali melewati fase-fase akhir kompetisi dan mendapatkan tiket ke partai puncak.
Baca Juga : SMAN 17 Makassar Tembus Dua Semifinal Honda DBL Sulsel 2026, Langkah Berhenti di Empat Besar
Empat Kemenangan Mengantar Rajawali ke Final
Jalan Rajawali menuju final tidak hanya ditentukan satu pertandingan.
DBL mencatat Rajawali menyapu bersih empat pertandingan secara beruntun sebelum menghadapi Zion di final. Salah satu kemenangan penting terjadi pada perempat final ketika mereka berhadapan dengan SMAN 1 Gowa.
Baca Juga : SMAN 5 Makassar Tembus Dua Babak Akhir, Perjalanan Smunel Terhenti di Semifinal Putri dan Big Eight Putra
Rajawali membuka pertandingan dengan keunggulan 9-0. SMAN 1 Gowa kemudian mencoba mengejar dan sempat memperkecil margin menjadi lima angka pada kuarter kedua. Namun, Rajawali kembali memperlebar jarak setelah jeda dan menutup laga dengan kemenangan 25-9.
Darren Audric Sumilat menjadi pencetak angka terbanyak Rajawali dengan tujuh poin. Muhammad Fathurrochman Syauqi menambahkan enam poin sekaligus enam rebound.
Kemenangan tersebut membawa Rajawali ke semifinal untuk menghadapi SMAN 17 Makassar.
Baca Juga : SMAN 2 Makassar Kembali ke Final Putri Honda DBL Sulsel 2026, Perjalanan Berakhir Tipis
Jika laga perempat final berlangsung dengan skor relatif rendah, situasinya berubah drastis pada semifinal.
SMAN 17 Ditekan Sejak Awal
Rajawali langsung mengambil kendali ketika menghadapi SMAN 17.
Baca Juga : Dian Harapan Kembali Tembus Empat Besar Honda DBL Sulsel 2026, Konsisten di Fase Akhir
Jovin Ho menjadi pencetak angka terbanyak Rajawali dengan 15 poin. Darren Audric Sumilat menyumbang 13 poin, sementara Stiven Tandungan menambahkan 12 poin. Di bawah ring, Muhammad Fathurrochman Syauqi mencatat 14 rebound.
Rajawali akhirnya menang 70-26.
Selisih 44 poin tersebut sekaligus memastikan mereka kembali tampil di Final Party. Kemenangan itu juga memperlihatkan kedalaman kontribusi pemain Rajawali karena tiga pemain mampu mencetak dua digit angka.
Baca Juga : Tembakan Penentu Kevin Christopher Antar SMA Frater Juara AZA 3X3 Honda DBL Sulsel 2026
Bagi Fathurrochman, statistik rebound menjadi salah satu catatan penting. Pemain tersebut kemudian kembali tampil menonjol pada final menghadapi Zion dengan mengamankan 18 rebound, meski Rajawali akhirnya kalah 32-40.
Darren Audric Jadi Bagian Penting Kebangkitan Rajawali
Salah satu nama yang konsisten muncul dalam perjalanan Rajawali adalah Darren Audric Sumilat.
Baca Juga : Tembakan Penentu Kevin Christopher Antar SMA Frater Juara AZA 3X3 Honda DBL Sulsel 2026
Ia mencatat tujuh poin saat menghadapi SMAN 1 Gowa, kemudian mencetak 13 poin pada semifinal melawan SMAN 17. Di final melawan Zion, Darren kembali menjadi pencetak angka terbanyak Rajawali dengan 10 poin.
Performa tersebut berlanjut hingga penghargaan individu setelah kompetisi selesai.
Darren terpilih sebagai Honda Most Valuable Player (MVP) sektor putra Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi. Ia juga masuk dalam Kopi Good Day First Team bersama Dave Raymond Tanalisa dan Stevano Gunawan Ho dari Zion serta Christian Osbert dan Kenzo Winardy dari Dian Harapan.
Baca Juga : Tembakan Penentu Kevin Christopher Antar SMA Frater Juara AZA 3X3 Honda DBL Sulsel 2026
Pelatih Rajawali, Andi Bayu Pratama, juga masuk dalam First Team sebagai pelatih terpilih.
Honda: Kompetisi Menjadi Ruang Sportivitas Pelajar
Di tengah persaingan tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) melihat Honda DBL bukan sekadar kompetisi olahraga.
Baca Juga : Tembakan Penentu Kevin Christopher Antar SMA Frater Juara AZA 3X3 Honda DBL Sulsel 2026
Region Head Asmo Sulsel Jeffry Mei Gamastra mengatakan Honda DBL menjadi ruang bagi pelajar untuk menunjukkan semangat, sportivitas, kerja sama, dan kreativitas.
“Honda DBL menjadi ruang yang sangat baik bagi pelajar untuk menunjukkan semangat, sportivitas, kerja sama, dan kreativitas,” ujar Jeffry.
Pernyataan tersebut menjadi konteks keterlibatan Honda dalam kompetisi yang mempertemukan tim-tim basket pelajar dari berbagai sekolah di Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Tembakan Penentu Kevin Christopher Antar SMA Frater Juara AZA 3X3 Honda DBL Sulsel 2026
Asmo Sulsel juga menghadirkan sejumlah aktivitas di luar lapangan selama kompetisi, mulai dari booth Honda Jagoanku, display unit, service tent hingga Beat Race. Promotion Supervisor Asmo Sulsel Geradus Nieken Sabian mengatakan aktivitas tersebut dibuat agar kehadiran Honda dapat dirasakan langsung oleh penonton.
“Kami ingin kehadiran Honda tidak hanya terlihat sebagai sponsor kompetisi, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh penonton melalui berbagai aktivitas,” kata Geradus.
Final Belum Berakhir dengan Trofi
Baca Juga : Tembakan Penentu Kevin Christopher Antar SMA Frater Juara AZA 3X3 Honda DBL Sulsel 2026
Perjalanan Rajawali memang berakhir di final. Mereka harus mengakui keunggulan Zion dengan skor 32-40.
Namun, pertandingan tersebut sekaligus menandai kembalinya Rajawali ke panggung puncak setelah melewati dua musim yang berbeda dari target mereka. Di laga final, Darren mencetak 10 poin, sedangkan Fathurrochman mencatat 18 rebound.
Rajawali akhirnya menutup Honda DBL Sulsel 2026 sebagai runner-up. Tetapi perjalanan mereka sejak fase awal hingga Final Party memberikan satu catatan penting: setelah dua musim tidak mencapai final, tim putra Rajawali kembali berada dalam perebutan gelar dan mengakhiri musim dengan sejumlah penghargaan individu, termasuk MVP sektor putra untuk Darren Audric Sumilat.
