RAKYATKU.COM, MAKASSAR-- SMA Frater Makassar menutup persaingan sektor putra AZA 3X3 Competition 2026 South Sulawesi dengan gelar juara. Bukan melalui kemenangan nyaman, melainkan comeback yang harus dituntaskan lewat sudden death.
Frater mengalahkan SMAN 1 (SSN) Maros dengan skor 7-5 pada final di GOR UMI Makassar, Jumat, 25 September 2026. Kemenangan itu ditentukan lewat tembakan dua angka Kevin Christopher Tjioetanri pada babak tambahan.
Pertandingan final memperlihatkan bagaimana format tiga lawan tiga dapat berubah dalam waktu singkat. SMAN 1 Maros memulai laga dengan lebih agresif. Mereka mencetak dua angka pertama dan sepanjang 10 menit waktu normal lebih sering berada dalam posisi unggul.
Baca Juga : SMAN 2 Makassar Kembali ke Final Putri Honda DBL Sulsel 2026, Perjalanan Berakhir Tipis
Frater sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Setelah itu, kedua tim saling membalas serangan. Tidak ada tim yang benar-benar mampu menjauh hingga pertandingan memasuki menit-menit terakhir.
Ketika waktu normal menyisakan sekitar satu menit, skor kembali imbang 5-5.
Kedudukan tersebut bertahan sampai buzzer berbunyi. Karena kedua tim belum memiliki pemenang, pertandingan harus dilanjutkan ke sudden death.
Baca Juga : Dian Harapan Kembali Tembus Empat Besar Honda DBL Sulsel 2026, Konsisten di Fase Akhir
Kevin Christopher Jadi Penentu
Situasi berubah pada babak tambahan.
Sepanjang waktu normal, Frater bahkan belum pernah berada dalam posisi unggul. Namun, ketika pertandingan memasuki momen penentuan, mereka mendapatkan kesempatan yang langsung dimanfaatkan.
Baca Juga : Rajawali Kembali ke Final Honda DBL Sulsel 2026, Kebangkitan Setelah Dua Musim Sulit
Kevin Christopher Tjioetanri melepaskan tembakan dua angka. Bola masuk dan mengakhiri pertandingan dengan skor 7-5 untuk Frater.
Tembakan tersebut sekaligus menjadi angka keempat Kevin dalam laga final. Ia membuka perolehan angka Frater melalui tembakan dua angka dan kembali menutup pertandingan dengan cara yang sama.
Perannya dalam pertandingan penentuan membuat Kevin kemudian dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) AZA 3X3 Competition 2026 South Sulawesi sektor putra.
Baca Juga : SMAN 13 Bone Bawa Pulang Gelar AZA 3X3, Menang Dramatis atas SMAN 2 Makassar
Bagi Frater, gelar tersebut menjadi hasil dari perjalanan yang tidak selalu mudah. Tim harus melewati format kompetisi tiga lawan tiga yang menuntut permainan cepat serta kemampuan mengambil keputusan dalam ruang yang lebih sempit.
AZA 3X3 South Sulawesi 2026 diikuti 24 tim, terdiri dari 15 tim putra dan sembilan tim putri. Pertandingan menggunakan regulasi FIBA 3X3 dan dimainkan di setengah lapangan.
Maros Sempat Berada di Atas Angin
Baca Juga : Zion Tuntaskan Tiga Gelar Beruntun, Rajawali Jadi Penantang Terakhir di Honda DBL Sulsel 2026
Kekalahan di final membuat SMAN 1 (SSN) Maros harus puas sebagai runner-up. Namun, perjalanan mereka menunjukkan kemampuan untuk bersaing sampai pertandingan terakhir.
Pada final, Maros mampu mencetak dua angka pertama dan mempertahankan keunggulan dalam sebagian besar waktu reguler. Bahkan ketika Frater mulai memberikan tekanan, Maros masih mampu menjaga pertandingan tetap berimbang.
Pada akhirnya, skor 5-5 memaksa pertandingan berlanjut ke sudden death.
Baca Juga : Zion Tuntaskan Tiga Gelar Beruntun, Rajawali Jadi Penantang Terakhir di Honda DBL Sulsel 2026
Di fase inilah satu possession menjadi sangat penting. Frater mendapatkan kesempatan tersebut melalui Kevin Christopher, sementara Maros tidak lagi memiliki kesempatan untuk membalas setelah tembakan dua angka masuk.
Hasil akhir 7-5 pun mengantar Frater sebagai juara.
Persaingan 3X3 Jadi Bagian dari Panggung Honda DBL
Baca Juga : Zion Tuntaskan Tiga Gelar Beruntun, Rajawali Jadi Penantang Terakhir di Honda DBL Sulsel 2026
AZA 3X3 merupakan salah satu kompetisi yang melengkapi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi. Selain pertandingan utama lima lawan lima, format tiga lawan tiga memberikan ruang bagi lebih banyak sekolah untuk berkompetisi di GOR UMI Makassar.
Pada musim ini, sektor putra diikuti 15 tim. Persaingan kemudian mengerucut hingga mempertemukan Frater dan SMAN 1 (SSN) Maros di partai final.
Final sektor putra dan putri sama-sama menghasilkan pertandingan dengan sudden death. Di sektor putri, SMAN 13 Bone mengalahkan SMAN 2 Makassar 7-6. Sementara Frater menundukkan SMAN 1 Maros 7-5.
Baca Juga : Zion Tuntaskan Tiga Gelar Beruntun, Rajawali Jadi Penantang Terakhir di Honda DBL Sulsel 2026
Dua pertandingan tersebut menunjukkan karakter berbeda dari format 3X3 dibandingkan pertandingan lima lawan lima. Pertandingan lebih singkat, jumlah pemain lebih sedikit, dan setiap penguasaan bola dapat menjadi momentum penting.
Honda Dorong Pengalaman Kompetisi Pelajar
Kehadiran Honda dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi juga diarahkan pada pengalaman kompetisi bagi pelajar.
Baca Juga : Zion Tuntaskan Tiga Gelar Beruntun, Rajawali Jadi Penantang Terakhir di Honda DBL Sulsel 2026
Region Head Astra Motor Sulsel Jeffry Mei Gamastra sebelumnya menyampaikan bahwa Honda DBL menjadi ruang bagi pelajar untuk menunjukkan semangat, sportivitas, kerja sama, dan kreativitas.
Selain pertandingan, Astra Motor Sulsel juga menghadirkan berbagai aktivitas pendukung di area kompetisi. Promotion Supervisor Asmo Sulsel Geradus Nieken Sabian menyampaikan bahwa kehadiran Honda di DBL juga dilengkapi aktivitas yang dapat diikuti penonton selama berlangsungnya kompetisi.
Dengan berakhirnya final AZA 3X3, Frater menjadi salah satu sekolah yang membawa pulang gelar dari rangkaian Honda DBL Sulsel 2026. Gelar tersebut ditentukan oleh satu tembakan Kevin Christopher pada sudden death setelah pertandingan reguler berakhir 5-5.
Baca Juga : Zion Tuntaskan Tiga Gelar Beruntun, Rajawali Jadi Penantang Terakhir di Honda DBL Sulsel 2026
Bagi Frater, perjalanan itu berakhir dengan trofi. Bagi Kevin, satu tembakan dua angka menjadi momen yang sekaligus mengantarkannya meraih gelar MVP.
