RAKYATKU.COM, MAKASSAR-- Persaingan sektor putra Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi mengerucut menjadi empat tim setelah rangkaian pertandingan menuju babak Fantastic Four di GOR UMI Makassar. SMA Rajawali Makassar, SMA Zion Makassar, SMAN 17 Makassar, dan SMA Dian Harapan Makassar datang ke semifinal melalui jalur pertandingan yang berbeda.
Empat tim tersebut kemudian menentukan dua tiket menuju partai puncak. Rajawali menyingkirkan SMAN 17 dengan skor 70-26, sedangkan Zion mengatasi Dian Harapan 66-53. Hasil itu akhirnya mempertemukan Rajawali dan Zion pada final 25 September 2026.
Namun, sebelum dua nama terakhir berdiri di partai final, perjalanan keempat semifinalis menunjukkan dinamika berbeda sepanjang fase akhir kompetisi.
Baca Juga : Chelyn Suyanthio Borong Dua Gelar di Honda DBL Sulsel 2026, dari Panggung Dance hingga Pilihan Publik
SMAN 17, Menembus Empat Besar Setelah Menang atas SMAN 5
SMAN 17 Makassar menjadi tim pertama yang memastikan tempat di Fantastic Four. Mereka menghadapi SMAN 5 Makassar pada babak Big Eight, 23 September 2026.
Pertandingan berlangsung dengan SMAN 17 lebih dulu mengendalikan permainan. Mereka mampu menjaga lawan tanpa mencetak angka pada kuarter pertama dan ketiga. SMAN 5 sempat memangkas jarak pada beberapa momen, tetapi SMAN 17 tetap mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir 29-15.
Baca Juga : Raisa Nakita Callista Jadi Most Favorite Player Putri Honda DBL Sulsel 2026, SMAN 17 Tetap Punya Cerita
Muh Guntur Cahya Ningrat menjadi salah satu pemain yang menonjol dengan 12 poin dan tujuh rebound.
Bagi SMAN 17, keberhasilan mencapai semifinal juga menjadi perkembangan dibandingkan dua musim sebelumnya. Profil DBL mencatat tim putra mereka berhenti di Sweet Sixteen pada musim 2024 dan 2025. Pada 2026, mereka akhirnya mampu melewati fase tersebut dan masuk empat besar.
Langkah mereka kemudian dihentikan Rajawali pada semifinal. SMAN 17 kalah 26-70 dan gagal melanjutkan perjalanan ke final.
Baca Juga : Siti Fahrani Jadi MVP Putri Honda DBL Sulsel 2026, Lima Srikandi Masuk First Team
Rajawali Mengakhiri Tren Penurunan
Jalur SMA Rajawali Makassar menuju final menjadi salah satu cerita penting dari sektor putra. Setelah menang atas SMAN 1 Gowa 25-9 pada perempat final, Rajawali berhadapan dengan SMAN 17 di semifinal.
Pada laga melawan SMAN 1 Gowa, Rajawali langsung membuka pertandingan dengan keunggulan 9-0. SMAN 1 Gowa sempat mendekat hingga margin lima poin pada kuarter kedua, tetapi Rajawali kembali menjauh dan menutup pertandingan dengan kemenangan 25-9. Darren Audric Sumilat mencetak tujuh poin, sementara Muhammad Fathurrochman Syauqi menyumbang enam poin dan enam rebound.
Baca Juga : Lima Pemain Masuk First Team Honda DBL Sulsel 2026, Zion dan Dian Harapan Dominasi Skuad Pilihan
Di semifinal, perlawanan SMAN 17 berakhir dengan selisih 44 poin. Kemenangan 70-26 memastikan Rajawali kembali ke Final Party.
Pencapaian tersebut juga menjadi perubahan dibandingkan dua musim sebelumnya. DBL mencatat Rajawali mencapai Fantastic Four pada 2024, kemudian tersingkir di Sweet Sixteen pada 2025. Sebelumnya, mereka merupakan runner-up 2022 dan juara DBL South Sulawesi 2023.
Dian Harapan Menang Tipis, Lalu Bertemu Zion
Baca Juga : SMAN 1 Gowa Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Perjalanan Putra Berhenti di Tangan Rajawali
Sementara itu, SMA Dian Harapan Makassar menjalani jalur yang berbeda. Mereka terlebih dahulu harus melewati pertandingan ketat melawan SMAN 11 Makassar pada 20 September.
Dian Harapan menang tipis 32-29. Pertandingan tersebut berlangsung dalam empat kuarter dengan skor 13-9, 2-6, 4-5, dan 13-9. Christian Osbert menjadi pencetak angka terbanyak Dian Harapan dengan 10 poin, ditambah delapan rebound. Rico Nathan Jiraldi turut mencatat enam poin dan 11 rebound.
Kemenangan itu membawa Dian Harapan menuju fase berikutnya. Pada Big Eight, mereka menghadapi SMAN 16 Makassar dan menang cukup jauh, 27-8.
Baca Juga : SMAN 1 Gowa Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Perjalanan Putra Berhenti di Tangan Rajawali
Tantangan berikutnya adalah Zion.
Pertemuan Zion dan Dian Harapan kembali terjadi di semifinal, sebagaimana beberapa musim sebelumnya. DBL mencatat kedua sekolah memang kerap berhadapan di fase semifinal sejak 2024, dengan Zion selalu menjadi tim yang melanjutkan perjalanan ke final.
Pada 24 September 2026, Zion kembali menang. Skor 66-53 membuat Dian Harapan harus mengakhiri perjalanan di Fantastic Four. Stevano Gunawan Ho menjadi motor serangan Zion dengan 20 poin dan enam steal, sementara Nick Timothy Usabeny Thauwrisan mencatat 10 poin. Dave Raymond Tanalisa menyumbang delapan poin dan 10 rebound.
Baca Juga : SMAN 1 Gowa Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Perjalanan Putra Berhenti di Tangan Rajawali
Zion Menjaga Jalur Menuju Final
Sebelum menghadapi Dian Harapan, Zion juga tampil produktif pada Big Eight. Mereka mengalahkan SMAN 9 Makassar dengan skor 54-19. Hasil tersebut menjadi bagian dari rangkaian kemenangan yang membawa juara bertahan itu kembali ke Final Party.
Zion akhirnya berhadapan dengan Rajawali di final. Laga tersebut ditutup dengan kemenangan Zion 40-32, sekaligus memastikan gelar ketiga secara beruntun bagi mereka.
Baca Juga : SMAN 1 Gowa Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Perjalanan Putra Berhenti di Tangan Rajawali
Dengan demikian, perjalanan empat semifinalis putra Honda DBL Sulsel 2026 memperlihatkan empat cerita berbeda: SMAN 17 melewati fase yang sebelumnya menjadi batas mereka, Rajawali kembali ke final setelah melewati periode penurunan prestasi, Dian Harapan kembali mencapai empat besar dan menghadapi lawan yang sama di semifinal, sementara Zion mempertahankan jalur menuju partai puncak.
Empat tim tersebut akhirnya menghasilkan satu final yang mempertemukan dua sekolah dengan sejarah berbeda di kompetisi ini. Rajawali membawa pengalaman sebagai juara 2023, sedangkan Zion datang sebagai juara bertahan. Pertandingan puncak kemudian menghasilkan Zion sebagai kampiun Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi.
