Sabtu, 26 September 2026 20:44

36 Sekolah Berebut Takhta Honda DBL Sulsel 2026, Persaingan Berujung Empat Finalis

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kompetisi berlangsung di GOR UMI Makassar pada 18–25 September 2026 mempertemukan tim-tim unggulan. Sejumlah sekolah datang dengan pengalaman panjang di kompetisi basket pelajar, sementara tim lainnya mencoba membangun kejutan dan mematahkan prediksi.
Kompetisi berlangsung di GOR UMI Makassar pada 18–25 September 2026 mempertemukan tim-tim unggulan. Sejumlah sekolah datang dengan pengalaman panjang di kompetisi basket pelajar, sementara tim lainnya mencoba membangun kejutan dan mematahkan prediksi.

36 sekolah bersaing di Honda DBL South Sulawesi 2026. Simak peta persaingan hingga empat tim yang menembus partai final.

RAKYATKU. COM, MAKASSAR – Sebanyak 36 sekolah mengawali perburuan gelar pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi. Terdiri dari 24 tim putra dan 12 tim putri, seluruh peserta harus melewati rangkaian pertandingan sistem gugur sebelum akhirnya persaingan mengerucut menjadi empat tim yang berhak tampil di partai final.

Kompetisi yang berlangsung di GOR UMI Makassar pada 18–25 September 2026 itu sejak awal tidak hanya mempertemukan tim-tim unggulan. Sejumlah sekolah datang dengan pengalaman panjang di kompetisi basket pelajar, sementara tim lainnya mencoba membangun kejutan dan mematahkan prediksi.

Format sistem gugur membuat setiap pertandingan memiliki konsekuensi langsung. Tidak ada ruang panjang untuk memperbaiki kesalahan karena kekalahan berarti perjalanan sebuah tim harus berakhir.

Baca Juga : Chelyn Suyanthio Borong Dua Gelar di Honda DBL Sulsel 2026, dari Panggung Dance hingga Pilihan Publik

Peta persaingan bahkan sudah terbentuk sejak drawing yang dilakukan sebelum kompetisi. Musim ini, juara bertahan sektor putra SMA Zion Makassar ditempatkan di bagan yang berbeda dengan runner-up musim sebelumnya, SMA Rajawali Makassar. Hal serupa diterapkan pada sektor putri dengan SMAN 11 Makassar sebagai juara bertahan.

Sejak fase awal, pertandingan mulai memperlihatkan bahwa persaingan menuju gelar tidak berjalan sederhana.

Beberapa tim unggulan mampu melewati lawan-lawannya dengan relatif meyakinkan, tetapi sejumlah laga lainnya berlangsung ketat. Bahkan pada hari kedua kompetisi, salah satu pertandingan harus berlanjut hingga overtime setelah kedua tim bermain imbang dalam waktu normal.

Baca Juga : Raisa Nakita Callista Jadi Most Favorite Player Putri Honda DBL Sulsel 2026, SMAN 17 Tetap Punya Cerita

Situasi tersebut menjadi gambaran bagaimana ketatnya kompetisi basket pelajar tahun ini. Setiap tim tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga konsistensi dalam menjaga permainan ketika pertandingan memasuki fase krusial.

24 tim putra mengejar satu gelar

Di sektor putra, 24 sekolah memulai perjalanan untuk merebut takhta dari SMA Zion Makassar.

Baca Juga : Siti Fahrani Jadi MVP Putri Honda DBL Sulsel 2026, Lima Srikandi Masuk First Team

Zion datang dengan beban sekaligus peluang besar. Mereka bukan hanya berstatus juara bertahan, tetapi juga membawa misi mempertahankan gelar untuk kali ketiga secara beruntun.

Namun, jalan menuju final tidak mudah.

Sekolah-sekolah seperti SMA Rajawali Makassar, SMAN 17 Makassar, SMA Dian Harapan Makassar, SMAN 5 Makassar dan sejumlah tim lain hadir sebagai pesaing yang harus diperhitungkan.

Baca Juga : SMAN 1 Gowa Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Perjalanan Putra Berhenti di Tangan Rajawali

Memasuki babak Big Eight, delapan tim akhirnya tersisa. Mereka adalah SMAN 17 Makassar, SMAN 5 Makassar, SMA Zion Makassar, SMAN 9 Makassar, SMA Rajawali Makassar, SMAN 1 Gowa, SMA Dian Harapan Makassar dan SMAN 16 Makassar.

Dari delapan tim tersebut, hanya empat yang memperoleh tiket ke semifinal.

SMAN 17 harus menghadapi Rajawali, sementara Zion bertemu Dian Harapan dalam pertarungan untuk menentukan dua finalis.

Baca Juga : SMAN 9 Makassar Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Langkah Terhenti oleh Zion

Rajawali kemudian menunjukkan ketangguhannya dengan mengalahkan SMAN 17 Makassar. Di pertandingan lainnya, Zion menghentikan perlawanan Dian Harapan dan memastikan tempat di partai puncak.

Duel tersebut sekaligus mempertemukan dua tim dengan cerita berbeda. Zion datang sebagai juara bertahan, sedangkan Rajawali berusaha kembali merebut gelar yang pernah mereka raih.

DBL mencatat perjalanan Zion menuju final musim ini menjadi bagian dari sejarah panjang mereka di kompetisi South Sulawesi. Sebelum final 2026, Zion telah tampil dalam sejumlah partai puncak dan membawa pulang gelar pada 2024 serta 2025.

Baca Juga : SMAN 9 Makassar Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Langkah Terhenti oleh Zion

Sektor putri tidak kalah ketat

Jika sektor putra menyajikan duel Zion dan Rajawali, sektor putri menghadirkan persaingan antara SMAN 11 Makassar dan SMAN 2 Makassar.

SMAN 11 datang dengan status juara bertahan. Mereka harus melewati sejumlah pertandingan sebelum akhirnya kembali mencapai babak empat besar.

Baca Juga : SMAN 9 Makassar Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Langkah Terhenti oleh Zion

Di semifinal, SMAN 11 menghadapi SMAN 5 Makassar. Sementara SMAN 2 Makassar berhadapan dengan SMAN 17 Makassar.

Dua pertandingan tersebut kemudian menghasilkan final ideal: SMAN 11 Makassar melawan SMAN 2 Makassar.

Pertandingan final sektor putri akhirnya menjadi salah satu laga paling ketat dalam rangkaian kompetisi. SMAN 11 hanya menang dengan selisih dua angka, 31–29.

Baca Juga : SMAN 9 Makassar Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Langkah Terhenti oleh Zion

Sepanjang pertandingan, selisih kedua tim tidak pernah melebar lebih dari tujuh poin. Kondisi tersebut membuat kemenangan baru benar-benar dipastikan setelah pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Kemenangan tersebut membawa SMAN 11 mempertahankan gelarnya sekaligus mencatat back-to-back champion.

Dari 36 menjadi empat

Baca Juga : SMAN 9 Makassar Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Langkah Terhenti oleh Zion

Jika ditarik ke belakang, perjalanan kompetisi tahun ini memperlihatkan bagaimana persaingan secara bertahap mengerucut.

Dari 36 tim pada kompetisi lima lawan lima, hanya empat sekolah yang bertahan hingga pertandingan terakhir: SMA Zion Makassar dan SMA Rajawali Makassar di sektor putra, serta SMAN 11 Makassar dan SMAN 2 Makassar di sektor putri.

Keempatnya kemudian membawa cerita masing-masing ke partai final.

Baca Juga : SMAN 9 Makassar Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Langkah Terhenti oleh Zion

Zion datang dengan target mempertahankan dominasi. Rajawali datang dengan ambisi merebut kembali gelar. SMAN 11 berusaha mempertahankan status juara bertahan, sementara SMAN 2 membawa misi menghentikan dominasi lawannya.

Pada akhirnya, sektor putra kembali menjadi milik Zion. Mereka mengalahkan Rajawali dengan skor 40–32 dan memastikan gelar ketiga secara beruntun atau threepeat.

Sementara di sektor putri, SMAN 11 berhasil mengatasi SMAN 2 dengan skor tipis 31–29 dan mengamankan gelar back-to-back. Gelar tersebut sekaligus menjadi gelar juara ke-10 SMAN 11 di DBL South Sulawesi.

Baca Juga : SMAN 9 Makassar Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Langkah Terhenti oleh Zion

Dua final tersebut memperlihatkan karakter berbeda.

Final putra memiliki margin kemenangan delapan angka, sedangkan final putri berlangsung jauh lebih ketat dengan perbedaan hanya dua angka.

Bukan hanya soal siapa yang juara

Baca Juga : SMAN 9 Makassar Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Langkah Terhenti oleh Zion

Rangkaian pertandingan Honda DBL South Sulawesi 2026 juga memperlihatkan bahwa kompetisi basket pelajar tidak hanya berbicara tentang tim yang akhirnya mengangkat trofi.

Ada sekolah yang mampu melampaui pencapaian musim sebelumnya. Ada pula tim yang harus menghentikan perjalanan lebih awal meski datang dengan target tinggi.

Sistem gugur membuat setiap pertandingan menjadi penting. Satu kesalahan dapat mengubah perjalanan sebuah tim dalam hitungan menit.

Baca Juga : SMAN 9 Makassar Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Langkah Terhenti oleh Zion

Hal tersebut pula yang membuat kompetisi pelajar seperti DBL menarik untuk diikuti. Peta kekuatan tidak hanya ditentukan oleh nama besar sekolah, tetapi juga kesiapan pemain menghadapi pertandingan, strategi pelatih, kedalaman skuad dan kemampuan menjaga permainan di bawah tekanan.

Di sisi lain, perjalanan kompetisi juga memperlihatkan bahwa kekuatan basket pelajar Sulawesi Selatan tidak hanya terpusat pada satu sekolah.

Nama-nama seperti SMAN 17 Makassar, SMAN 5 Makassar, Dian Harapan, SMAN 16, SMAN 1 Gowa hingga SMAN 9 Makassar sempat bersaing dalam jalur menuju babak akhir.

Baca Juga : SMAN 9 Makassar Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Langkah Terhenti oleh Zion

Pada akhirnya, hanya empat yang mencapai final dan dua sekolah keluar sebagai juara.

Namun, dari 36 sekolah yang bertanding, masing-masing membawa pengalaman yang berbeda. Bagi sebagian tim, kompetisi berakhir di fase awal. Bagi lainnya, perjalanan mampu mencapai delapan besar, semifinal bahkan final.

Honda DBL South Sulawesi 2026 pun kembali memperlihatkan satu hal: perjalanan menuju gelar juara tidak ditentukan hanya oleh siapa yang paling dikenal sebelum pertandingan dimulai, tetapi oleh siapa yang mampu bertahan ketika setiap laga berubah menjadi pertandingan hidup dan mati.

#Honda DBL #DBL Sulsel #DBL Makassar #Honda DBL 2026 #basket #Basket Pelajar #makassar #Sulawesi Selatan #GOR UMI #SMA Makassar #Kompetisi Basket #Olahraga Pelajar