Senin, 28 September 2026 22:08
GMTD menggelar pelatihan membatik teknik jumputan bagi 45 perempuan penyandang disabilitas di Madrid Hall, Akkarena, Makassar, Senin (28/9/2026)
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Komitmen terhadap ruang publik yang inklusif dan pemberdayaan ekonomi terus didorong oleh Lippoland melalui anak usahanya, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD). Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Tabung Karya (Tanjung Bunga Berkarya) Vol. 5, GMTD menggelar pelatihan membatik teknik jumputan bagi 45 perempuan penyandang disabilitas di Madrid Hall, Akkarena, Makassar, Senin (28/9/2026).

 

Mengusung tema “Jumputan Berwarna, Karya Bermakna”, agenda ini menggandeng Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Sulawesi Selatan. Para peserta dibekali keterampilan praktis mulai dari teknik mengikat, melipat, hingga pewarnaan kain yang dipandu langsung oleh instruktur dari Batik dan Tenun ISTI. Keterampilan ini dirancang untuk membuka peluang usaha mandiri guna menopang ekonomi keluarga peserta.

Chief Operating Officer Lippoland Makassar dan Manado, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa aksi sosial ini berpijak pada pilar Independen dalam kerangka kerja Lippo Untuk Indonesia PASTI serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Baca Juga : Eksplorasi Ruang Publik, Mal Ratu Indah Ubah Area Parkir Jadi Festival 'Artcade' Jelang HUT ke-26

"Bagi GMTD, CSR bukan sekadar memberi bantuan, melainkan membuka ruang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkreasi. Keberagaman adalah kekuatan, dan kami berkomitmen menghadirkan program yang memberi kesempatan setara bagi perempuan disabilitas agar mandiri serta produktif secara berkelanjutan," ujar Jemmy.

 

Melalui program berkala ini, GMTD terus memantapkan posisinya sebagai pengembang kawasan mandiri Tanjung Bunga yang tidak hanya fokus pada ekspansi properti, tetapi juga aktif membangun dampak sosial yang inklusif bagi masyarakat Kota Makassar.