RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Sulawesi Selatan terus memantapkan posisinya sebagai salah satu lumbung kakao nasional. Memanfaatkan potensi besar tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama OJK mengoptimalkan sektor perkebunan kakao sebagai motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Pendekatan Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang diusung TPAKD menempatkan komoditas kakao sebagai titik masuk (entry point) untuk menarik investasi pembiayaan yang lebih luas ke sektor riil. Langkah ini menyatukan agenda pembangunan daerah dengan kesiapan daya dukung industri jasa keuangan nasional.
Melalui keterpaduan antara program pemerintah daerah, pemetaan potensi wilayah oleh OJK, serta kesiapan industri jasa keuangan, Sulawesi Selatan optimistis dapat meningkatkan nilai tambah komoditas ekspornya. Kolaborasi terintegrasi ini diproyeksikan tidak hanya memperkuat pendapatan asli daerah, tetapi juga membangun struktur ekonomi daerah yang tangguh, produktif, dan berbasis pada kekuatan ekonomi kerakyatan.
