Sabtu, 15 Agustus 2026 10:16

Sultan Hasanuddin Airport Gelar 3x3 Competition, Dukung Bandara Sebagai Destinasi Wisata

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sultan Hasanuddin Airport Gelar  3x3 Competition, Dukung Bandara Sebagai Destinasi Wisata

Dengan terselenggaranya SHAC 3x3, Bandara Sultan Hasanuddin tidak hanya menjadi gerbang transportasi udara, tetapi juga pusat aktivitas olahraga dan hiburan yang menghidupkan ekosistem bandara sebagai destinasi wisata baru di Sulawesi Selatan.

RAKYATKU.COM, MAROS — Sultan Hasanuddin Airport 3x3 Competition (SHAC 3x3) resmi digelar pada Sabtu (15/8/2026) di area Bandara Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan. Turnamen basket 3x3 ini diikuti oleh 56 tim dengan total 224 peserta yang memperebutkan gelar juara dalam 96 pertandingan.

Kategori yang dilombakan meliputi tingkat SD, SMA, umum putri, mahasiswi, instansi, hingga peserta usia 40 tahun ke atas.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Selatan, Suherman. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel mendukung penuh kegiatan tersebut dan berharap ajang ini dapat melahirkan atlet-atlet basket berbakat dari daerah.

Baca Juga : Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Hadirkan Kolaborasi Inovasi Infrastruktur Transportasi dan Arsitektur Modern

Ruly Artha, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjadikan bandara sebagai destinasi wisata baru.

“Kolaborasi dan Arahan dari Forkopimda Sulsel dan Maros, serta Komisi V DPR RI, mendorong kami untuk menjadikan bandara sebagai destinasi wisata baru. Alhamdulillah, hari ini kami bisa menghadirkan 56 tim, 224 peserta dan 96 pertandingan. Semoga ini menjadi awal yang baik dan bisa kami lanjutkan ke pembahasan. Kami junjung tinggi sportivitas dan semangat para peserta. Selamat berkompetisi" ujar Ruly.

Teguh Iswara Suardi, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem turut memberikan apresiasi. Ia menyebut basket 3x3 telah menjadi cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di ajang nasional maupun internasional, termasuk SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

Baca Juga : Bandara Sultan Hasanuddin Salurkan Bantuan Bibit Mangrove Program CSR

"Kegiatan ini sangat positif. Anak-anak muda kita penuh energi, alangkah baiknya energi itu disalurkan untuk hal-hal positif. Ini juga bagian dari upaya kita menyongsong Indonesia Emas, meningkatkan kesehatan dan kebugaran anak-anak kita. Kami mendukung penuh dan akan selalu mengawal kegiatan serupa di bandara ini," tegas Teguh.

Chaidir Syam, Bupati Kabupaten Maros mengaku bangga dan bahagia karena ajang ini bisa digelar di Bandara Sultan Hasanuddin.

"Kami sempat khawatir, apakah di bandara bisa main basket? Ternyata sangat bisa! Ini kebanggaan kita bersama. Kami berharap ada lebih banyak event di bandara yang kita cintai ini. Kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat menjadi kunci agar bandara semakin baik dari segi wajah maupun aktivitasnya," ujar Chaidir.

Baca Juga : Kedatangan Perdana Jemaah Haji Debarkasi Makassar Tahun 2026 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

Ia juga menyampaikan bahwa para peserta sangat antusias karena bisa bermain keranjang dengan latar belakang suara pesawat yang sedang lepas landas dan mendarat.

"Mereka bertanding sambil mendengar suara pesawat. Bahkan ada yang bercanda, 'sambil bawa bola, semoga bisa terbang juga seperti pesawat'. Ini sudah menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi mereka," sambil tersenyum.

Dengan terselenggaranya SHAC 3x3, Bandara Sultan Hasanuddin tidak hanya menjadi gerbang transportasi udara, tetapi juga pusat aktivitas olahraga dan hiburan yang menghidupkan ekosistem bandara sebagai destinasi wisata baru di Sulawesi Selatan.

#Bandara Sultan Hasanuddin Makassar