Selasa, 04 Agustus 2026 20:41

Zulhas Kawal Kampung Nelayan Merah Putih Untia, Pemerintah Siapkan Ekosistem Ekonomi Nelayan Modern

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama walikota Makassar Munafri Arifuddin
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama walikota Makassar Munafri Arifuddin

Menko Pangan Zulkifli Hasan meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Makassar. Program prioritas Presiden Prabowo ini ditargetkan memperkuat ekonomi dan kesejahteraan nelayan.

RAKYATKU. COM, MAKASSAR Pemerintah terus mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai salah satu strategi memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Program yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto itu diharapkan tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan ekosistem usaha yang mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.

Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau progres pembangunan KNMP di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Selasa.

Dalam kunjungannya, Zulkifli Hasan mengatakan dirinya mendapat mandat langsung dari Presiden untuk memastikan program berjalan sesuai target dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat nelayan.

Baca Juga : Makassar Ubah Paradigma Kelola Sampah, Warga Diminta Pilah dari Rumah Jelang Kebijakan Residu 1 Agustus

"Kami ingin memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional," ujarnya.

Peninjauan dilakukan dengan melihat langsung sejumlah fasilitas utama yang sedang dibangun, mulai dari shelter pendaratan ikan, jembatan penghubung, hingga dermaga yang akan menjadi pusat aktivitas nelayan di kawasan tersebut.

Menurut Zulhas, Kampung Nelayan Merah Putih dirancang bukan sekadar sebagai kawasan permukiman, tetapi menjadi pusat layanan ekonomi yang terintegrasi. Berbagai fasilitas seperti bengkel nelayan, kantor pengelola, kios perbekalan, hingga sarana pendukung lainnya disiapkan agar aktivitas melaut menjadi lebih efisien dan hasil tangkapan memiliki nilai tambah.

Baca Juga : Urai Antrean Biosolar di Makassar, Pertamina dan Hiswana Migas Sidak Sejumlah SPBU

Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menyoroti kondisi dermaga yang dinilai masih perlu penyempurnaan. Saat air laut surut, kapal nelayan masih mengalami kendala untuk bersandar sehingga pemerintah berencana memperpanjang dermaga sekitar 20 meter agar operasional nelayan lebih lancar.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga akan mengintegrasikan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan Kampung Nelayan Merah Putih. Program yang dijadwalkan mulai berjalan pada September mendatang tersebut diharapkan menjadi instrumen menjaga stabilitas ekonomi nelayan, terutama ketika harga ikan di pasar mengalami penurunan.

Melalui koperasi, hasil tangkapan nelayan diharapkan memiliki akses pemasaran yang lebih luas serta memperoleh dukungan pembiayaan dan distribusi yang lebih baik.

Baca Juga : Guna Kelancaran Logistik, Pertamina Tambah Pasokan Biosolar dan Operasikan Terminal BBM Makassar 24 Jam

Pemerintah menargetkan penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui Kampung Nelayan Merah Putih berlangsung secara bertahap hingga 2027. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun sektor perikanan yang lebih produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan sebagai salah satu kelompok masyarakat yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas didampingi Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, anggota DPR RI Muhammad dan Fauzi Kahfi, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat yang turut memantau perkembangan proyek strategis tersebut.

#Kampung Nelayan Merah Putih #KNMP Makassar #Zulkifli Hasan #Zulhas #nelayan Makassar #ekonomi nelayan #Kelurahan Untia #Biringkanaya #Koperasi Merah Putih #perikanan Indonesia #pembangunan pesisir #Presiden Prabowo #dermaga nelayan #KKP #makassar