Jumat, 31 Juli 2026 11:30

Hadapi Tekanan Ekonomi Global, APINDO Gelar Rakerkonas ke-35 di Makassar untuk Rumuskan Solusi Dunia Usaha

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bakal menyelenggarakan Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) ke-35 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bakal menyelenggarakan Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) ke-35 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Ketua APINDO Sulsel Suhardi tegaskan Rakerkonas ke-35 di Makassar jadi momentum rumuskan strategi ekonomi dan dorong investasi Indonesia Timur.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyelenggarakan Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) ke-35 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Forum strategis ini digelar sebagai respons atas tantangan ekonomi nasional yang sedang diuji oleh tekanan ganda, mulai dari gejolak geopolitik, fragmentasi perdagangan global, fluktuasi nilai tukar, hingga persoalan struktural di dalam negeri.

Tekanan tersebut tercermin dari indikator Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang merosot ke level 46,9 pada Juni 2026—posisi terendah dalam setahun terakhir. Selain itu, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level Rp18.200 per dolar AS, sementara biaya logistik nasional masih membebani 14,29% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pun mengalami penurunan dari 54,12 pada Januari 2026 menjadi 52,90 pada Juni 2026.

Makassar Sebagai Hub dan Gerbang Utama Ekonomi Indonesia Timur

Baca Juga : Gaet 200 Peserta, APINDO Gelar Turnamen Golf Berhadiah Rumah Mewah dan Kas Rp1,8 Miliar di Padi Valley

Pemilihan Makassar sebagai tuan rumah Rakerkonas XXXV menjadi langkah strategis APINDO dalam mendorong pemerataan potensi investasi di luar Pulau Jawa.

Ketua DPP APINDO Sulawesi Selatan, Suhardi, menegaskan bahwa ketidakstabilan ekonomi akibat gejolak global dan tekanan nilai tukar harus disikapi secara bersama-sama oleh dunia usaha dan pemerintah.

"Saat ini ketidakstabilan ekonomi akibat gejolak global, perang, hingga fluktuasi nilai tukar memang memicu tekanan yang tidak stabil. Rakerkonas ini bukan sekadar konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang untuk melahirkan rekomendasi, strategi, dan program kerja nyata yang dapat terimplementasi dalam menghadapi kondisi ekonomi Indonesia," ujar Suhardi.

Baca Juga : Investasi Masa Depan dan Pendidikan Karakter, RHIIBS Maros Ajak Ratusan Siswa Tanam Pohon di Lingkungan Sekolah

Ia juga menjelaskan latar belakang historis APINDO yang berawal dari pembentukan hubungan industrial antara pengusaha dan pekerja, yang kini perannya terus diperluas untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Terkait pemilihan lokasi, Suhardi menyoroti peran penting Makassar bagi kawasan timur.

"Makassar ini sejak dulu adalah hub dan gerbang utama perdagangan serta logistik Indonesia Timur. Sulawesi Selatan punya modal besar di sektor pangan, perikanan, energi, dan ekonomi maritim. Melalui Rakerkonas ini, kami ingin menggelorakan semangat untuk meraih peluang dan mempertemukan potensi daerah secara langsung dengan para investor," tambah Suhardi. Pihaknya mengonfirmasi kesiapan menyambut sekitar 1.000 peserta dari 36 provinsi dan 368 kabupaten/kota.

Mendorong Business Matching dan Sinergi Kebijakan

Baca Juga : Dukung Infrastruktur Olahraga Sulsel, Kalla Beton Suplai Ready Mix Rp3,8 Miliar untuk Proyek Stadion Sudiang Makassar

Selain agenda konsolidasi internal, Rakerkonas ke-35 juga menyajikan Business Investment Forum and Expo untuk mempertemukan para kepala daerah, pengusaha nasional, serta perwakilan negara sahabat. Forum ini dirancang untuk menciptakan kesepakatan bisnis (business matching) serta mempromosikan komoditas unggulan daerah ke pasar global.

Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, menekankan bahwa ketidakpastian biaya logistik dan produksi memerlukan bantalan kebijakan yang cepat dan tepat agar tekanan tersebut tidak berkembang menjadi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang lebih besar. APINDO juga mendorong percepatan perjanjian perdagangan internasional (seperti IEU-CEPA) serta penguatan sektor UMKM yang menyumbang lebih dari 60% PDB nasional.

Rangkaian acara yang berlangsung selama tiga hari ini dijadwalkan menghadirkan jajaran menteri kabinet (seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, dan Menaker Yassierli), tokoh nasional seperti Wapres RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Walikota Makassar Munafri Arifuddin, serta para Duta Besar dan diplomat negara sahabat.

Baca Juga : Atasi Cuaca Terik Makassar, Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya #Cari_Aman dan Jaga Kesehatan Saat Berkendara

Melalui Rakerkonas ke-35 ini, APINDO berkomitmen mentransformasikan seluruh aspirasi dunia usaha daerah menjadi rekomendasi kebijakan konkret yang akan diserahkan langsung kepada Presiden RI guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

#apindo #Suhardi #Rakerkonas #ekonomi #makassar #Sulawesi Selatan #umkm #investasi #indonesia timur