Rabu, 17 Juni 2026 00:07
General Manager Marketing Kalla Toyota Suliadin
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Di tengah tantangan pasar otomotif dan dinamika ekonomi yang dinamis, Kalla Toyota membuktikan posisinya sebagai pemimpin pasar yang tangguh melalui gelaran customer gathering dan car meet bertajuk "jajah Lintas Nusa: Jelajah Sulawesi 2.0". Acara silaturahmi (car meet) yang dikemas sederhana namun sarat esensi, selasa(16/6). 

 

Event ini bukan sekadar ajang kumpul komunitas biasa, melainkan menjadi panggung pembuktian ketangguhan teknologi ramah lingkungan besutan Toyota, sekaligus merayakan performa bisnis Kalla Toyota yang tetap tumbuh impresif di wilayah Sulawesi.

Pasar Menantang, Penjualan Kalla Toyota Tetap Tumbuh 7 Persen

Baca Juga : Demokrasi Teknologi Otomotif: Kalla Toyota Bawa Fitur Keselamatan Premium ke Segmen Menengah

Dalam sambutannya, GM Marketing Kalla Toyota, Suliadin, membeberkan pencapaian luar biasa yang berhasil ditorehkan perusahaan sepanjang periode Januari hingga Mei. Di tengah situasi makroekonomi seperti fluktuasi nilai tukar dolar dan tren kenaikan harga bahan bakar, Kalla Toyota justru sukses mencatatkan pertumbuhan volume penjualan yang solid.

 

"Market lagi susah, jualan Toyota tahu enggak berapa? Jualan Toyota Januari-Mei itu mencapai angka 8.600 unit, tumbuh 7 persen dibanding dengan tahun lalu," ungkap Suliadin.

Suliadin menambahkan bahwa capaian tersebut berhasil membawa market share Kalla Toyota kokoh di angka 36 persen pada periode Januari-Mei, sekaligus mempertahankan takhta nomor satu di Sulawesi. Penguatan ini tidak lepas dari loyalitas komunitas lokal yang solid, seperti TOC, Zeus, Tosca, hingga komunitas Fortuner yang hadir meramaikan car meet tersebut.

Baca Juga : Bukan Sekadar Klaim, Ini Alasan Mesin Toyota Mampu Menembus Batas dan Awet Lintas Generasi

Uji Ketangguhan Toyota Veloz Hybrid: Menjelajah 6 Provinsi di Sulawesi

Pada kesempatan yang sama, Public Relations (PR) Toyota menjelaskan esensi utama dari aktivitas driving jarak jauh bertajuk "Jajah Lintas Nusa 2.0" ini. Program ini merupakan kelanjutan dari suksesnya ekspansi Lintas Nusa pertama yang menempuh rute Lombok hingga Medan menggunakan Toyota Veloz konvensional.

Kali ini, lini terbaru Toyota Veloz Hybrid yang baru saja dinobatkan sebagai Car of the Year 2026 ditantang untuk menaklukkan medan Sulawesi yang terkenal dengan kontur jalanan yang menanjak, berliku, dan minim jalur tol.

Baca Juga : Dari Avanza ke Zenix: Kisah Konsumen Menjaga Nilai Investasi Melalui Toyota

"Kalau dulu dari Lombok sampai Medan itu hampir 70 persen medannya tol. Nah, sekarang di Sulawesi kan hampir tidak ada tol, cuma di Makassar aja. Kita pengin membuktikan kalau Veloz Hybrid ini sangat cocok di setiap daerah di Indonesia dengan kontur daerah yang menanjak," urai pihak PR Toyota.

Hingga saat ini, tim telah menempuh perjalanan hampir 2.000 kilometer dari Kendari, melewati Palopo, Tanatoraja, dan mendarat di Makassar. Perjalanan Epic Journey ini akan terus dilanjutkan oleh Fitra Eri, Om Mobi, dan Ridwan Hanif menuju Toraja untuk mengeksplorasi potensi wisata lokal. Setelah itu, estafet perjalanan akan diteruskan melintasi Palu, Luwuk, Gorontalo, hingga finis di Manado, dengan total menjelajahi 6 provinsi di Pulau Sulawesi.

Penjualan Varian Hybrid Meroket hingga 100 Persen

Baca Juga : Dikepung Merek Baru, Kalla Toyota Masih Kuasai 36 Persen Pasar Sulawesi

Strategi Toyota dalam mengampanyekan kendaraan ramah lingkungan tampaknya berbuah manis di efisiensi pasar lokal. Suliadin memaparkan data bahwa penerimaan masyarakat Sulawesi terhadap teknologi hybrid mengalami lonjakan yang sangat radikal.

"Hybrid kita, jualan di tahun ini Januari-Mei itu kurang lebih 1.000 unit. Tahun lalu baru 500 unit, artinya naik 100 persen! Ini menunjukkan bahwa customer di wilayah kita sangat realistis melihat fakta kendaraan apa yang mereka butuhkan," tegas Suliadin.

Melalui event car meet dan pembuktian langsung lewat perjalanan ribuan kilometer ini, Kalla Toyota dan Toyota Indonesia optimistis bahwa kendaraan ramah lingkungan berteknologi hybrid akan semakin menjadi pilihan utama dan logis bagi masyarakat yang mendambakan kendaraan efisien, tangguh, serta memiliki nilai jual kembali yang tinggi.