Kamis, 28 Mei 2026 16:46

PKS Makassar Jadikan Kurban sebagai Gerakan Pelayanan Sosial dan Penguatan Kepedulian Masyarakat

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ketua DPD PKS Makassar, Hadi Ibrahim Baso
Ketua DPD PKS Makassar, Hadi Ibrahim Baso

DPD PKS Makassar menyembelih 7 ekor sapi dan 4 kambing pada Idul Adha 1447 H sebagai bentuk pelayanan sosial dan penguatan kepedulian masyarakat.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar bukan sekadar ritual tahunan penyembelihan hewan kurban. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dijadikan sebagai gerakan pelayanan sosial untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat serta membangun kedekatan antara kader partai dan warga.

Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Makassar tahun ini menyembelih enam ekor sapi yang berasal dari kader dan anggota Fraksi PKS DPRD Kota Makassar. Selain itu, terdapat satu ekor sapi bantuan dari Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, serta empat ekor kambing yang turut didistribusikan kepada masyarakat.

Ketua DPD PKS Makassar, Hadi Ibrahim Baso, mengatakan kegiatan kurban tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan serentak oleh struktur PKS di seluruh Indonesia sebagai bagian dari penguatan nilai pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga : Telkomsel Makassar Half Marathon 2026 Diproyeksikan Gerakkan Ekonomi hingga Ratusan Miliar Rupiah

“Ini sebagai penekanan kepada kader-kader PKS untuk terus berkhidmat melalui pelayanan kurban yang setiap tahunnya kami selenggarakan di kantor-kantor DPD PKS secara nasional,” ujarnya.

Menurutnya, daging kurban didistribusikan tidak hanya kepada internal kader dan simpatisan, tetapi juga kepada masyarakat sekitar, khususnya warga di sekitar kantor DPD PKS Makassar. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk nyata kepedulian sosial yang langsung menyentuh masyarakat.

“Distribusi pertama tentu kepada tetangga terdekat kantor, kemudian kepada kader dan simpatisan yang terjangkau di Kota Makassar, termasuk hak para pekurban,” katanya.

Baca Juga : MaxOne Hotel Makassar Bagikan 280 Paket Daging untuk Warga

Ia menambahkan, tradisi makan bersama yang rutin digelar usai pembagian kurban juga menjadi simbol kebersamaan dan penguatan hubungan sosial antarwarga maupun kader partai.

Di tengah dinamika sosial dan tantangan ekonomi masyarakat saat ini, PKS menilai momentum kurban memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar ibadah penyembelihan hewan. Kurban disebut menjadi pengingat penting agar seluruh kader partai tetap memiliki sensitivitas sosial terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya.

“Makna kurban bagi kami adalah bagaimana kita diharapkan peka terhadap persoalan sosial kemasyarakatan, sehingga kita ingin memberikan yang terbaik kepada sesama manusia melalui pembagian daging kurban ini,” tutur Hadi Ibrahim Baso.

Baca Juga : Pelindo Regional 4 Salurkan 35 Sapi Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial di Kawasan Pelabuhan

Ia juga mengungkapkan bahwa kewajiban berkurban bagi anggota legislatif PKS merupakan instruksi langsung dari partai di tingkat pusat. Seluruh anggota dewan dari PKS diminta aktif berpartisipasi dalam kegiatan kurban di kantor-kantor partai maupun di lingkungan masyarakat masing-masing.

“Iya, ini instruksi pusat. Seluruh anggota dewan PKS wajib berkurban di kantor-kantor PKS, meski mereka juga berkurban di tempat lain,” jelasnya.

Bagi PKS, kegiatan kurban bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga bagian dari upaya membangun solidaritas sosial dan memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang dirasakan langsung manfaatnya.

#PKS #makassar #idul adha #Kurban #politik #dprd makassar #Sulawesi Selatan #Tamsil Linrung #sosial #PKS Makassar