RAKYATKU.COM,PAREPARE--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melepas peserta dan pendamping yang akan mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) Tahun 2026 di Kota Depok, Jawa Barat. Pelepasan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Parepare, Rabu, 20 Mei 2026, dipandu oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Dede Harirustaman, dan didampingi Kepala Bidang Kebudayaan, Niniek Harisyani.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Festival yang digelar oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut akan berlangsung pada 22–26 Mei 2026 di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Jalan Raya Parung–Ciputat Km 19, Serua, Bojongsari, Depok, Jawa Barat.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare memberikan apresiasi kepada tiga siswa yang mendapat undangan khusus dari Kemendikdasmen untuk tampil dalam pementasan pada ajang nasional tersebut. Ketiga siswa itu terdiri atas satu siswa dari UPTD SMP Negeri 1 Parepare dan dua siswa dari UPTD SMP Negeri 2 Parepare yang sebelumnya meraih Juara 1 Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2025.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Baca Juga : Parepare Raih Terbaik I Pengelolaan Sampah, Dapat Insentif Fiskal Rp2 Miliar
Tasming Hamid menilai capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Kota Parepare sekaligus bukti bahwa generasi muda masih memiliki kepedulian terhadap pelestarian bahasa daerah.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
“Anak-anak ini bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa nama baik Kota Parepare dan budaya daerah kita. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan. Saya berharap mereka tampil percaya diri dan menunjukkan bahwa bahasa daerah adalah identitas yang harus dijaga bersama,” ujar Tasming Hamid.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Wali Kota Parepare tetap menyempatkan diri melepas langsung para peserta. Kehadiran dan perhatian tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap pelestarian bahasa ibu dan penguatan budaya lokal di kalangan generasi muda.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Baca Juga : Tudang Laongruma di Bacukiki, Tasming Hamid Tekankan Pentingnya Musyawarah Petani
Ketiga siswa itu diundang oleh Kemendikdasmen sebagai bentuk apresiasi kepada tunas-tunas bahasa ibu di daerah yang dinilai aktif dan berprestasi dalam upaya revitalisasi bahasa daerah.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Pelaksanaan FTBIN 2026 sendiri merupakan tahun keempat penyelenggaraannya. Kegiatan ini menjadi wadah motivasi sekaligus penghargaan bagi generasi muda yang berperan dalam menjaga dan menghidupkan kembali bahasa daerah di Indonesia.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Pada puncak kegiatan nanti, Kemendikdasmen juga akan memberikan penghargaan kepada 27 kepala daerah se-Indonesia yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap revitalisasi bahasa daerah. Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Wali Kota Parepare, Tasming Hamid.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala UPTD SMP Negeri 1 Parepare, Sri Enyludfiah, Wakil Kepala UPTD SMP Negeri 2 Parepare, Salam, serta guru pendamping dan pelatih, yakni Sumiati, St Hajar, Sulaeha, dan Muhlis. Hadir pula Rahmaniar selaku Koordinator Kontingen yang juga menjadi pelatih dari UPTD SMP Negeri 2 Parepare. (*)
