RAKYATKU.COM,BULUKUMBA – Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat pesisir melalui sinergi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Program tersebut dilaksanakan di Kelurahan Bentengnge, Kabupaten Bulukumba, sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan formal bagi masyarakat nelayan dan kelompok ekonomi pesisir. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara OJK Sulselbar, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, industri jasa keuangan, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba (TPAKD).
Pelaksanaan Program EKI dan KNMP menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya kelompok nelayan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal.
Baca Juga : Sambut HUT ke-14, Aston Makassar Edukasi Puluhan Siswa SD Lewat “Kid’s Hotel Adventure”
Melalui program tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya akses dan pemanfaatan layanan jasa keuangan dalam mendukung aktivitas ekonomi yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Masyarakat pesisir juga memperoleh edukasi terkait pengelolaan keuangan keluarga, akses pembiayaan usaha, pemanfaatan produk tabungan dan asuransi, hingga penggunaan layanan keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat nelayan melalui akses keuangan yang lebih inklusif, mudah dijangkau, dan mendukung pengembangan usaha berbasis sektor kelautan serta perikanan.
Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh H. Andi Muchtar Ali Yusuf selaku Bupati Bulukumba. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Bulukumba.
Menurutnya, penguatan literasi dan inklusi keuangan menjadi elemen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyambut baik kolaborasi antara OJK, industri jasa keuangan, dan TPAKD dalam menghadirkan program yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pesisir,” ujarnya.
Baca Juga : Pertamina Tambah 392 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulawesi, Antisipasi Lonjakan Konsumsi Saat Long Weekend
Pada kesempatan yang sama, Arif Machfoed menegaskan bahwa Program Ekosistem Keuangan Inklusif merupakan bagian dari komitmen OJK dalam memperluas akses layanan keuangan secara merata dan berkelanjutan.
Ia menilai penguatan literasi keuangan harus berjalan beriringan dengan peningkatan akses terhadap layanan jasa keuangan formal agar masyarakat tidak hanya memahami produk keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan keluarga.
Melalui sinergi Program EKI dan KNMP, OJK Sulselbar bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen terus mendorong terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif, produktif, dan berdaya saing guna mendukung pembangunan ekonomi masyarakat pesisir di Sulawesi Selatan.