RAKYATKU.COM, JAKARTA— PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat strategi edukasi keselamatan berkendara melalui kampanye nasional “Zen on Wheels”, dengan menyasar hampir 1.800 pengendara perempuan sebagai bagian dari upaya membangun budaya berkendara aman berbasis kesadaran dan perilaku.
Program yang berlangsung 13–24 April 2026 ini melibatkan 28 jaringan main dealer Honda di seluruh Indonesia, mencerminkan pendekatan terintegrasi dalam memperluas jangkauan edukasi sekaligus meningkatkan kualitas keselamatan pengguna sepeda motor.
Pendekatan Behavioral Jadi Fokus Baru Industri
Baca Juga : Kalla Institute Bongkar Strategi Tembus Beasiswa, Tekankan Mindset dan Perencanaan Karier Sejak Dini
Berbeda dari kampanye konvensional yang menitikberatkan pada keterampilan teknis, AHM mengadopsi pendekatan behavioral safety, dengan menekankan pentingnya ketenangan, fokus, dan kesadaran penuh (mindfulness) saat berkendara.
Langkah ini dinilai relevan, mengingat sebagian besar kecelakaan lalu lintas dipicu oleh faktor manusia (human error), seperti kurang fokus, terburu-buru, hingga distraksi saat berkendara.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menegaskan bahwa perubahan perilaku menjadi kunci utama dalam menekan risiko kecelakaan.
Baca Juga : Kalla Translog Perkuat ESG, Donor Darah Rutin dan Distribusi Bibit Pohon Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan
“Edukasi keselamatan tidak cukup hanya dari sisi keterampilan. Pengendara juga perlu memiliki pengendalian diri dan kesadaran penuh agar setiap perjalanan dapat dilakukan dengan aman dan percaya diri,” ujarnya.
Target Perempuan sebagai Segmen Strategis
AHM menargetkan pengendara perempuan sebagai bagian dari strategi inklusif, seiring meningkatnya peran perempuan dalam mobilitas harian, baik sebagai pelajar, pekerja, maupun pelaku usaha.
Baca Juga : Masuk 900 Besar, Unhas Kini Bidik 500 Dunia dengan Strategi Agresif
Sebanyak 1.796 peserta dilibatkan dalam program ini melalui pelatihan interaktif yang menggabungkan teori, simulasi menggunakan Honda Riding Trainer, serta praktik langsung untuk meningkatkan kemampuan membaca potensi bahaya di jalan.
Integrasi Teknologi dan Simulasi
Penggunaan perangkat simulasi berkendara menjadi salah satu keunggulan program ini, memungkinkan peserta memahami berbagai kondisi jalan secara lebih realistis tanpa risiko langsung.
Baca Juga : Astra Motor Sulsel Perkuat Ekosistem Komunitas dan Edukasi Safety Riding, Dongkrak Loyalitas Konsumen Honda
Selain itu, materi pelatihan mencakup teknik berkendara defensif, pengambilan keputusan dalam kondisi darurat, hingga pemahaman terhadap regulasi lalu lintas yang disampaikan bersama pihak kepolisian.
Wellness Jadi Bagian dari Safety Ecosystem
Salah satu diferensiasi utama kampanye ini adalah integrasi konsep wellness melalui sesi yoga dan teknik pernapasan, yang bertujuan meningkatkan fokus serta mengurangi tekanan mental (mental load) saat berkendara.
Baca Juga : MG Perkuat Pasar EV di Indonesia Timur, MGS5 EV Tawarkan SUV Listrik Efisien Berbasis Teknologi RWD
Pendekatan ini mencerminkan tren baru dalam industri otomotif, di mana aspek kesehatan mental mulai dipandang sebagai bagian penting dalam ekosistem keselamatan.
Komitmen Jangka Panjang Industri
Secara kumulatif, AHM telah mengedukasi lebih dari 31 juta masyarakat Indonesia sejak 2002 melalui program safety riding, didukung lebih dari 120 instruktur, termasuk 14 instruktur perempuan.
Baca Juga : MG Perkuat Pasar EV di Indonesia Timur, MGS5 EV Tawarkan SUV Listrik Efisien Berbasis Teknologi RWD
Investasi berkelanjutan dalam edukasi ini tidak hanya berdampak pada keselamatan pengguna, tetapi juga memperkuat brand trust serta loyalitas konsumen dalam jangka panjang.
Dorong Budaya Berkendara Aman
Dengan mengusung semangat Hari Kartini, kampanye ini tidak hanya menyoroti peran perempuan dalam mobilitas, tetapi juga mendorong lahirnya generasi pengendara yang lebih sadar, disiplin, dan bertanggung jawab.
Baca Juga : MG Perkuat Pasar EV di Indonesia Timur, MGS5 EV Tawarkan SUV Listrik Efisien Berbasis Teknologi RWD
Di tengah pertumbuhan kendaraan bermotor yang terus meningkat, pendekatan berbasis perilaku seperti “Zen on Wheels” dinilai menjadi salah satu kunci dalam menciptakan budaya berkendara yang lebih aman dan berkelanjutan di Indonesia.
