Minggu, 26 April 2026 19:12

Munafri Arifuddin Hadiri HUT KPI Gereja Toraja

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Munafri Arifuddin Hadiri HUT KPI Gereja Toraja

Appi juga menegaskan bahwa perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk hidup berdampingan dan saling mendukung sebagai sesama warga kota.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Perayaan Paskah dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke XXIII Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) yang dilaksanakan oleh Gereja Toraja Jemaat Tamalanrea, Sabtu (25/4/2026).

Pada kesempatan tersebut, Appi menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Kota Makassar dalam berbagai kegiatan lintas agama merupakan bentuk komitmen membangun kota secara inklusif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

"Kehadiran saya bukan secara pribadi, tapi memberikan gambaran bahwa Pemerintah Kota Makassar, benar-benar akan membangun kota ini dengan inklusif, melibatkan seluruh stakeholder dan seluruh elemen," ujarnya.

Baca Juga : Kota Makassar Satu-satunya Dari Luar Jawa Raih Penghargaan di Hari Otda

Appi juga menyampaikan Kota Makassar, saat ini terus menunjukkan citra sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarumat beragama. 

Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2025 lalu, kota Makassar berhasil meraih Harmony Award dari Kementerian Agama RI. 

Capaian tersebut sebagai representasi bahwa masyarakat di kota ini berhasil merawat ruang yang inklusif. 

Baca Juga : Buka Raker KORMI 2026, Wali Kota Makassar: Jangan Seremonial, Harus Ada Program Nyata!

"Alhamdulillah 2026 lalu, Kota Makassar mendapat penghargaan karena nilai toleransi kita sangat baik di kota ini," katanya.

Meski demikian, Appi menekankan pembangunan masyarakat yang inklusif tidak berhenti disitu, masyarakat perlu memahami nilai-nilai kebersamaan sebagai modal penting dalam menjaga harmoni sosial yang akan memperkuat pembangunan daerah. 

Lebih jauh, Appi juga menegaskan bahwa perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk hidup berdampingan dan saling mendukung sebagai sesama warga kota.

Baca Juga : Munafri Hadiri Rakor Strategi KIE, Tegaskan Komitmen Atasi Sampah di Makassar

"Yang membedakan kita cuma akidah. Tetapi untuk hidup bersama-sama, tidak ada yang bisa membatasi kita untuk hidup saling berdampingan, saling bergandengan tangan demi tujuan untuk membangun Kota Makassar yang kita cintai ini," tutupnya. 

#Munafri Arifuddin