Senin, 20 April 2026 15:00

Terobosan Baru, Appi Siapkan Lapangan Karebosi untuk Kegiatan Dialog dan Festival Saat May Day

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Terobosan Baru, Appi Siapkan Lapangan Karebosi untuk Kegiatan Dialog dan Festival Saat May Day

"Yang paling penting adalah kegiatan ini berjalan dengan baik, tertib, tanpa ada gesekan apa pun, koordinasi teknis dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan tersusun rapi, mulai dari rundown hingga pengamanan,"

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026, Pemkot Makassar menyiapkan Lapangan Karebosi bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyambut baik konsep yang ditawarkan Serikat buruh, terkait peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kota Makassar berlangsung dengan pendekatan yang lebih dialogis, tertib, dan terorganisir.

"Momentum May Day tahun ini harus dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi terbuka antara pemerintah dan buruh, kita duduk bersama, apa menjadi masalah, kebutuhan dan aspirasi, akan kita cari solusi," hal tersebut disampaikan Munafri, saat menerima audiensi dari Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia terkait rencana pelaksanaan May Day Fest 2026, di Balai Kota Makassar, Senin (20/4/2026).

Baca Juga : Antisipasi Kemarau, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

Pada pertemuan itu, para lintas buruh menawarkan konsep baru yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Tadinya setiap hari May Day mereka turun ke jalan, kali ini dipusatkan kegiatan di satu tempat. 

"Perlu kita komunikasikan, duduk bersama antara buruh dan pemerintah untuk membangun hubungan yang baik dalam rangka memperingati Hari Buruh 2026," ujarnya.

Dalam rapat persiapan, Appi menyebut Karebosi lebih representatif dibandingkan Anjungan Pantai Losari, baik dari sisi kapasitas maupun teknis pelaksanaan.

Baca Juga : Monev Triwulan I, Appi Ingatkan Jajaran OPD Makassar Tak Salah Langka

"Kalau di Karebosi daya tampungnya jauh lebih besar. Kita bisa mengatur tenda dengan lebih simpel dan area parkir juga masih sangat memungkinkan," jelasnya.

Sebaliknya, ia menilai jika kegiatan dipusatkan di Anjungan Pantai Losari, potensi kendala akan muncul, terutama terkait keterbatasan lahan parkir dan kepadatan lalu lintas. Apalagi jika jumlah peserta mencapai ribuan orang, termasuk buruh dari luar daerah.

"Kalau di Losari, parkiran akan bermasalah. Kita akan menggunakan satu ruas jalan dan itu pasti mengganggu. Belum lagi kalau 10 ribu orang berkumpul di bawah terik matahari," tambahnya.

Baca Juga : Prioritas Kebutuhan Masyarakat, Appi Pastikan Tak Ada Pengadaan Kendaraan Dinas Baru di Makassar

Munafri berharap, dengan persiapan matang dan kolaborasi semua pihak, peringatan May Day 2026 di Makassar dapat menjadi contoh perayaan yang lebih konstruktif dan memberi manfaat nyata bagi buruh maupun masyarakat luas.

Munafri meminta agar seluruh pemangku kepentingan dilibatkan dalam persiapan kegiatan. Ia mendorong adanya koordinasi lanjutan yang melibatkan unsur pemerintah, serikat buruh, pengusaha, hingga aparat keamanan seperti TNI dan Polri.

"Kita ingin kegiatan ini benar-benar menjadi kegiatan bersama. Bukan hanya inisiasi dari serikat buruh, tapi juga didukung pemerintah, stakeholder, dan pengusaha," imbuh Appi.

Baca Juga : Kapal Antar Pulau Makassar Segera Beroperasi, Gratis Layani Warga Kepulauan

Munafri juga menyambut positif rencana pelibatan pelaku UMKM dalam perayaan tersebut, sebagai bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa gesekan.

"Yang paling penting adalah kegiatan ini berjalan dengan baik, tertib, tanpa ada gesekan apa pun, koordinasi teknis dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan tersusun rapi, mulai dari rundown hingga pengamanan," demikian saran Munafri.

Baca Juga : Munafri Arifuddin buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat di kampus PIP Makassar

Sedangkan, Ketua Panitia May Day Fest 2026, Delandi Safri Pratama, mengungkapkan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini di Kota Makassar, akan dikemas berbeda melalui konsep festival kolaboratif yang lebih inklusif dan kondusif.

"Hari ini kami audiensi bersama Pak Wali Kota, memaparkan mekanisme kegiatan May Day Fest 2026. Ini adalah terobosan baru, karena biasanya peringatan May Day identik dengan aksi demonstrasi di jalan, tetapi kali ini kami kemas dalam bentuk festival," sambung Delandi.

Dengan konsep festival yang lebih terbuka dan kolaboratif, May Day 2026 di Makassar diharapkan menjadi momentum baru dalam menyuarakan aspirasi buruh secara lebih konstruktif, sekaligus menjaga stabilitas dan kenyamanan kota.

Baca Juga : Munafri Arifuddin buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat di kampus PIP Makassar

Dia menegaskan, konsep tersebut menjadi yang pertama di Makassar, dengan pendekatan yang lebih kolaboratif antara buruh, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat.

"Kami meyakini ini menjadi satu-satunya konsep May Day Fest di Makassar yang kami lakukan bersama berbagai pihak," ujarnya.

#Munafri Arifuddin