Selasa, 31 Maret 2026 12:26

Bupati Sinjai Sidak SPBU, Tegaskan Stok BBM Aman di Tengah Lonjakan Antrean

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Sinjai Tinjau SPBU terkait pasokan BBM
Bupati Sinjai Tinjau SPBU terkait pasokan BBM

Pertamina sudah memastikan pasokan BBM di Sinjai dalam kondisi aman. Masyarakat tidak perlu panik,

RAKYATKU.COM, SINJAI — Pemerintah Kabupaten Sinjai bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU 74.926.45 Litha, Jalan Petta Ponggawae, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (sore).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM Sinjai, H. Andi Mandasini, serta Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai, Dr. Mansyur. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menegaskan keseriusan dalam memastikan distribusi BBM tetap terkendali dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa ketersediaan BBM sebenarnya dalam kondisi aman. Bupati Ratnawati menegaskan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk memastikan suplai tetap terjaga.

Baca Juga : Solar Subsidi Disetop Sementara di SPBU Sinjai, Pertamina Turun Tangan Usut Dugaan Penyimpangan

“Pertamina sudah memastikan pasokan BBM di Sinjai dalam kondisi aman. Masyarakat tidak perlu panik,” tegasnya.

Ia menilai lonjakan antrean lebih dipicu oleh meningkatnya pembelian secara berlebihan di tengah beredarnya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap rasional dalam melakukan pembelian.

“Kami mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan, tidak berlebihan, agar distribusi bisa merata,” ujarnya.

Baca Juga : Mobilitas Mudik Naik, Konsumsi BBM di Sulawesi Tumbuh Dua Digit

Selain soal antrean, Bupati juga menyoroti adanya indikasi penjualan BBM oleh pengecer dengan harga di atas ketentuan. Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat dan berpotensi mengganggu stabilitas distribusi.

“Kami tidak akan membiarkan adanya penjualan yang tidak sesuai aturan. Pemerintah akan berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk melakukan penertiban,” tegas Ratnawati.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemerintah Kabupaten Sinjai juga akan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan distribusi BBM berjalan tertib dan tepat sasaran.

Baca Juga : Direksi Pertamina Tinjau Kesiapan Avtur di Bandara Hasanuddin Jelang Mudik Lebaran

Usai melakukan sidak di SPBU Litha, Bupati bersama rombongan melanjutkan pemantauan ke SPBU Biringere di Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara.

Diketahui, antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Sinjai dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu oleh panic buying akibat informasi yang tidak valid di tengah masyarakat. Padahal, dari sisi suplai, distribusi BBM justru mengalami penambahan.

Dalam empat hari terakhir, pasokan BBM ke wilayah Sinjai tercatat mendapat tambahan hingga 40 persen di atas rata-rata penyaluran harian, guna mengantisipasi lonjakan permintaan.

Baca Juga : Pertamina Hentikan Penyaluran Biosolar di SPBU Sudiang Makassar 30 Hari

Dengan kondisi tersebut, pemerintah memastikan distribusi BBM tetap terkendali dan mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh isu yang tidak jelas sumbernya.

#SPBU Sinjai #Pertamina Patra Niaga #Bupati Sinjai