Minggu, 15 Maret 2026 20:58
Aktivitas ekonomi sektor UMKM dan transaksi digital terlihat meningkat selama penyelenggaraan Ramadhan Fest 2026 yang digelar di kawasan Tallasa City pada 4–8 Maret 2026.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Aktivitas ekonomi sektor UMKM dan transaksi digital terlihat meningkat selama penyelenggaraan Ramadhan Fest 2026 yang digelar di kawasan Tallasa City pada 4–8 Maret 2026.

 

Festival Ramadan yang berlangsung di Tallasa City Lounge, Ruko Ei8ht Avenue ini menghadirkan bazar kuliner takjil, aktivitas komunitas, serta berbagai kegiatan keluarga yang menarik ribuan pengunjung setiap harinya. Kehadiran puluhan tenant kuliner dan pelaku usaha kecil menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Tidak hanya menjadi ruang interaksi sosial, kegiatan ini juga memberikan peluang ekonomi bagi pelaku UMKM yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan penjualan makanan, minuman, serta produk kebutuhan berbuka puasa.

Baca Juga : LPS Dorong Kemandirian UMKM di Makassar Lewat Program “UMKM Sejahtera”

Dalam kegiatan tersebut, pengunjung juga didorong memanfaatkan sistem pembayaran digital melalui QRIS yang terintegrasi dengan aplikasi OCTO Mobile dari CIMB Niaga. Program promo cashback yang ditawarkan kepada pengunjung terbukti mendorong peningkatan transaksi non-tunai selama bazar berlangsung.

 

Penggunaan pembayaran digital dinilai memberikan kemudahan bagi pengunjung maupun pelaku usaha karena transaksi dapat dilakukan lebih cepat, praktis, dan aman tanpa perlu menggunakan uang tunai.

Tren penggunaan QRIS sendiri terus mengalami peningkatan di berbagai daerah di Indonesia. Sistem pembayaran ini semakin diminati karena memudahkan transaksi harian masyarakat, termasuk dalam aktivitas sederhana seperti membeli makanan dan minuman di bazar kuliner Ramadan.

Baca Juga : Cap Go Meh Makassar 2026, Kolaborasi Lintas Budaya dan Agama

Chief Operating Officer FKS Land, Dimitri Tanudjaja, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya menghadirkan suasana Ramadan yang meriah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal di sekitar kawasan Tallasa City.

Menurutnya, kegiatan seperti Ramadhan Fest dapat menjadi wadah bagi masyarakat dan komunitas untuk berinteraksi sekaligus membuka peluang ekonomi melalui aktivitas bazar dan transaksi digital yang semakin berkembang.

Sementara itu, Sales Department Head Tallasa City, Datu Purnamarani, menambahkan bahwa berbagai kegiatan komunitas yang digelar selama festival turut meningkatkan kunjungan masyarakat ke kawasan tersebut.

Baca Juga : MaRI Ramadan Raya 2026 Hadirkan “Serambi Madinah”, Merajut Budaya Gorontalo dalam Nuansa Ramadan

Selain bazar kuliner, rangkaian kegiatan juga diisi dengan aktivitas komunitas seperti latihan bersama Balance Bike Makassar, kegiatan kreatif anak berupa canvas painting, hingga pertunjukan Patrol Bedug yang menjadi penutup acara.

Dengan meningkatnya kunjungan masyarakat dan aktivitas transaksi selama festival berlangsung, Tallasa City dinilai tidak hanya berperan sebagai kawasan hunian terpadu, tetapi juga sebagai ruang aktivitas ekonomi dan komunitas yang terus berkembang di Kota Makassar.

Momentum Ramadan pun menjadi peluang bagi pelaku usaha dan pengembang kawasan untuk menghadirkan ekosistem ekonomi yang lebih hidup, khususnya melalui kolaborasi antara sektor properti, perbankan digital, dan pelaku UMKM lokal.