Senin, 16 Maret 2026 23:35
Memasuki usia ke-10 pada Maret 2026, manajemen hotel merefleksikan perjalanan panjang tersebut melalui tema “A Decade of Blessings”. Tema ini tidak sekadar menandai perayaan ulang tahun, tetapi juga menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan yang penuh dinamika dalam industri hospitality di Kota Makassar.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Satu dekade bukan perjalanan singkat bagi sebuah hotel di tengah persaingan industri perhotelan yang terus berubah. Namun bagi Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar, sepuluh tahun terakhir justru menjadi fase pembuktian bahwa konsistensi pelayanan, adaptasi, dan kepercayaan tamu adalah fondasi utama untuk bertahan dan berkembang.

 

Memasuki usia ke-10 pada Maret 2026, manajemen hotel merefleksikan perjalanan panjang tersebut melalui tema “A Decade of Blessings”. Tema ini tidak sekadar menandai perayaan ulang tahun, tetapi juga menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan yang penuh dinamika dalam industri hospitality di Kota Makassar.

General Manager Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar, Moch Ikhsan RF, mengatakan bahwa sepuluh tahun perjalanan hotel ini tidak lepas dari berbagai tantangan yang dihadapi industri perhotelan, mulai dari perubahan tren wisata, persaingan hotel baru, hingga dinamika ekonomi.

Baca Juga : Tradisi Halalbihalal Gerakkan Aktivitas Pertemuan di Hotel Makassar

Menurutnya, keberlangsungan hotel hingga satu dekade merupakan hasil dari kepercayaan para tamu serta kerja keras seluruh tim yang selama ini menjaga standar layanan dan kenyamanan bagi pengunjung.

 

“Sepuluh tahun ini adalah perjalanan yang penuh pembelajaran. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan para tamu, mitra bisnis, serta dedikasi seluruh tim yang telah menjadi bagian dari perjalanan hotel ini,” ujarnya.

Dalam perjalanannya, Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar dikenal mengusung konsep akomodasi yang praktis dan strategis, khususnya bagi pelancong bisnis maupun wisatawan yang berkunjung ke Makassar. Lokasinya yang berada di pusat kota menjadi salah satu keunggulan yang mendukung mobilitas tamu.

Baca Juga : Ramadan di Novotel Makassar, Paket Iftar Mulai Rp165 Ribu

Keberadaan hotel ini juga memperkuat jaringan Intiwhiz International di kawasan Indonesia Timur sebagai salah satu brand hotel yang terus berkembang di sektor hospitality.

Memasuki dekade kedua operasionalnya, manajemen hotel menegaskan fokus untuk terus melakukan inovasi dalam peningkatan kualitas layanan serta pengembangan fasilitas.

Menurut Ikhsan, tantangan industri perhotelan ke depan akan semakin kompetitif, sehingga kemampuan beradaptasi dan menghadirkan pengalaman menginap yang berkesan bagi tamu menjadi kunci keberlanjutan bisnis.

Baca Juga : Kawasan Summarecon Mutiara Makassar Kian Berkembang, Dari Pendidikan Hingga Event Internasional

“Ke depan kami ingin terus meningkatkan standar pelayanan dan kualitas fasilitas. Harapannya, Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar dapat terus menjadi pilihan bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang datang ke Makassar,” katanya.

Sebagai bagian dari refleksi perjalanan sepuluh tahun tersebut, manajemen hotel juga menggelar kegiatan sosial di bulan Ramadan dengan mengundang anak-anak dari Panti Asuhan Ar Rahman untuk berbuka puasa bersama. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa pertumbuhan perusahaan juga diiringi dengan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Bagi manajemen hotel, satu dekade perjalanan ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari langkah baru untuk terus berkembang bersama kota yang juga terus bertumbuh sebagai salah satu pusat ekonomi di kawasan timur Indonesia.