RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Tiga dekade bukan waktu yang singkat bagi sebuah hotel untuk bertahan, apalagi di tengah kompetisi industri perhotelan yang kian agresif. Momentum 30 tahun Almadera Hotel Makassar menjadi lebih dari sekadar perayaan, tetapi refleksi atas daya tahan bisnis sekaligus penegasan strategi menghadapi masa depan.
Melalui acara syukuran yang digelar di Hall Botol Basemart, manajemen Almadera menegaskan komitmennya untuk tetap relevan di tengah perubahan tren industri, sekaligus memperkuat fondasi pelayanan dan pengembangan sumber daya manusia.
General Manager Almadera Hotel Makassar, Makmur, menyampaikan bahwa perjalanan panjang hotel tidak lepas dari kepercayaan pelanggan dan dedikasi seluruh karyawan yang terus menjaga standar layanan.
Baca Juga : Ekspansi Agresif: ATRIA Resmikan Toko Ke-3 di Makassar, Tawarkan Konsep Furnitur Modern dan Garansi 2 Tahun
“30 tahun ini adalah bukti konsistensi kami dalam memberikan pelayanan terbaik. Tantangan ke depan tentu tidak ringan, sehingga kami harus terus beradaptasi dan menjaga kualitas,” ujarnya.
Di tengah tekanan industri yang semakin kompetitif, CEO Hospitality Indonesia" href="https://rakyatku.com/tag/phinisi-hospitality-indonesia">Phinisi Hospitality Indonesia, Anggiat Sinaga, menekankan pentingnya menjaga semangat kerja dan kekompakan tim sebagai kunci bertahan.
Menurutnya, keberhasilan sebuah hotel tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi oleh kualitas layanan yang konsisten dan pengalaman yang diberikan kepada tamu.
Baca Juga : Pegadaian Makassar Sukses Daratkan Aplikasi ‘Tring!’ Lewat Event Tring It Up
“Industri ini semakin menantang. Yang bisa bertahan adalah mereka yang mampu menjaga pelayanan dengan hati dan tetap solid sebagai tim,” tegasnya.
Sementara itu, COO Hospitality Indonesia" href="https://rakyatku.com/tag/phinisi-hospitality-indonesia">Phinisi Hospitality Indonesia, Andre Prasetyo Tanta, menggarisbawahi peran strategis Almadera sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di internal perusahaan.
Ia menyebut, Almadera tidak hanya berfungsi sebagai unit bisnis, tetapi juga sebagai “laboratorium” lahirnya pemimpin baru di industri perhotelan.
“Almadera adalah grand design dalam mencetak pemimpin-pemimpin baru. Ini yang membuatnya tetap relevan selama 30 tahun,” ungkapnya.
Perayaan yang diisi dengan pemotongan tumpeng, penghargaan karyawan, serta berbagai kegiatan internal itu juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi sumber daya manusia yang selama ini menjadi tulang punggung operasional hotel.
Namun lebih dari itu, momentum ini menjadi sinyal bahwa Almadera tengah menyiapkan langkah adaptif untuk menghadapi perubahan pasar, termasuk tuntutan pelayanan yang semakin personal dan berbasis pengalaman.
Baca Juga : PHI Manjakan Pecinta Bola, Claro dan The Rinra Makassar Gelar Nobar Berkelas FIFA World Cup 2026
Dengan rekam jejak 30 tahun, Almadera Hotel Makassar kini dihadapkan pada tantangan baru: mempertahankan kepercayaan sekaligus berinovasi agar tetap kompetitif di industri yang terus bergerak dinamis.
