Rabu, 11 Februari 2026 21:37

OlympicAD VIII Resmi Digelar di Makassar, Diikuti 8.525 Peserta dari 36 Provinsi

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Panitia OlympicAD VIII memastikan kesiapan pelaksanaan Olimpiade Ahmad Dahlan Nasional VIII yang akan resmi dibuka pada Kamis, 13 Februari 2026 di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar.
Panitia OlympicAD VIII memastikan kesiapan pelaksanaan Olimpiade Ahmad Dahlan Nasional VIII yang akan resmi dibuka pada Kamis, 13 Februari 2026 di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar.

OlympicAD VIII resmi digelar di Makassar dengan 8.525 peserta dari 36 provinsi. Ajang Olimpiade Ahmad Dahlan ini menjadi sarana pembinaan siswa Muhammadiyah menuju kompetisi nasional.

RAKYATKU. COM, MAKASSAR Panitia OlympicAD VIII memastikan kesiapan pelaksanaan Olimpiade Ahmad Dahlan yang akan resmi dibuka pada Kamis, 13 Februari 2026, di Balai Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Hingga sehari menjelang pembukaan, tercatat 8.525 peserta dan pendamping dari berbagai provinsi di Indonesia telah terdaftar dan siap mengikuti rangkaian kegiatan.

Kepastian tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Kampus Unismuh Makassar, Rabu sore, 11 Februari 2026. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Steering Committee OlympicAD VIII Prof. Dr. Baharuddin, M.Pd., Ketua Panitia Lokal Dr. Pantja Nur Wahidin, serta Ketua Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Selatan Prof. Erwin Akib, Ph.D.

Pertama Kali Digelar di Indonesia Timur

Baca Juga : Makassar Jadi Tuan Rumah OlympicAD VIII, Ribuan Pelajar Muhammadiyah Tumpah Ruah di Unismuh

Prof. Baharuddin menjelaskan bahwa OlympicAD merupakan agenda dua tahunan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) PP Muhammadiyah. Setelah sebelumnya digelar di Bandung, Semarang, dan Lampung, pelaksanaan di Makassar menjadi tonggak sejarah karena untuk pertama kalinya OlympicAD digelar di kawasan Indonesia Timur.

“Makassar dipilih sebagai tuan rumah karena tingginya animo warga Muhammadiyah di Sulawesi Selatan, sekaligus kesiapan infrastruktur dan dukungan kelembagaan,” ujar Baharuddin.

Pada OlympicAD VIII, terdapat 35 cabang lomba, bertambah satu dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Salah satu agenda unggulan adalah Senam Anak Indonesia Hebat, yang dirangkaikan sebagai bagian dari penguatan karakter dan kebugaran peserta didik.

Baca Juga : JEC ORBITA Gelar Operasi Mata Juling Gratis di Makassar, Bantu Pasien Kembali Percaya Diri

Bagian dari Pembinaan Menuju OSN

Menurut Baharuddin, waktu pelaksanaan OlympicAD pada Februari memiliki nilai strategis Ajang ini menjadi bagian dari proses penjaringan dan pembinaan siswa Muhammadiyah untuk menghadapi kompetisi nasional, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN).

“OlympicAD bukan tujuan akhir, tetapi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan. Siswa-siswa terbaik dari ajang ini akan dipersiapkan untuk bersaing di tingkat nasional,” jelasnya.

Baca Juga : Macawa Fest 2026, Makassar Siap Jadi Episentrum Festival Komedi Indonesia Timur

Pembukaan resmi OlympicAD VIII dijadwalkan berlangsung Kamis siang sekitar pukul 13.00 WITA dan direncanakan dibuka langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, didampingi jajaran pimpinan pusat Muhammadiyah.

Peserta dari 36 Provinsi

Berdasarkan data panitia, total partisipan OlympicAD VIII mencapai 8.525 orang, terdiri dari 4.838 peserta lomba dan 3.687 pendamping. Mereka berasal dari 36 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua, dengan keterlibatan sekitar 700–800 sekolah Muhammadiyah dari berbagai jenjang pendidikan.

Baca Juga : Unismuh Makassar Lepas Ratusan Mubaligh Hijrah, Perkuat Dakwah Ramadan Berbasis Pengabdian Umat

Prof. Erwin Akib menyebut Sulawesi Selatan sebagai provinsi dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 1.587 orang, disusul Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.

“Antusiasme ini menunjukkan OlympicAD telah menjadi ajang strategis pembinaan prestasi sekaligus konsolidasi pendidikan Muhammadiyah secara nasional,” ujar Erwin.

Selain perlombaan, agenda OlympicAD VIII juga diramaikan dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diperkirakan diikuti lebih dari 7.000 peserta, serta sejumlah workshop tematik, antara lain International Exchange School Muhammadiyah, Workshop Coding dan Kecerdasan Artifisial, serta Workshop Peluang Kerja Luar Negeri bagi Siswa SMK.

Baca Juga : Bangun Masa Depan dengan Harapan Kokoh, PIKI Sulsel Tegaskan Peran Inteligensia Kristen untuk Daerah

Kesiapan Teknis dan Dampak Ekonomi

Ketua Panitia Lokal Dr. Pantja Nur Wahidin menyatakan bahwa kesiapan teknis pelaksanaan telah mencapai 80–90 persen. Seluruh arena lomba, pembukaan, hingga kegiatan pendukung seperti seminar dan workshop dinyatakan siap digunakan.

“Kami ingin OlympicAD menjadi inspirasi bagi siswa Muhammadiyah, khususnya di wilayah Indonesia Timur, untuk terus berprestasi dan percaya diri bersaing di level nasional,” katanya.

Baca Juga : Bangun Masa Depan dengan Harapan Kokoh, PIKI Sulsel Tegaskan Peran Inteligensia Kristen untuk Daerah

Panitia juga menyiapkan akomodasi berbasis amal usaha Muhammadiyah serta sekolah-sekolah sekitar kampus. Tingginya jumlah peserta membuat sejumlah hotel di sekitar Unismuh Makassar dilaporkan penuh hingga beberapa hari ke depan, yang turut memberikan dampak ekonomi positif bagi sektor perhotelan, transportasi, dan kuliner di Kota Makassar.

OlympicAD VIII akan berlangsung hingga 14 Februari 2026 dan ditutup dengan pengumuman pemenang dari seluruh cabang lomba. Pada penyelenggaraan sebelumnya, Jawa Tengah tercatat sebagai juara umum.

#OlympicAD VIII #Olimpiade Ahmad Dahlan #muhammadiyah #Unismuh Makassar #Dikdasmen PP Muhammadiyah #Pendidikan Nasional #Lomba Pelajar #Event Pendidikan #siswa berprestasi #Sulawesi Selatan #makassar #Olimpiade Pendidikan #Sekolah Muhammadiyah