Rabu, 11 Februari 2026 16:39

Wali Kota Munafri Kunjungi Lokasi Inovasi Anak Muda Makassar Sulap Sampah Plastik Jadi BBM

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wali Kota Munafri Kunjungi Lokasi Inovasi Anak Muda Makassar Sulap Sampah Plastik Jadi BBM

"Inovasi seperti ini harus kita dorong dan DLH dampingi. Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang kepedulian, kreativitas, dan keberanian anak muda mengambil peran dalam menyelesaikan masalah kota,"

RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengunjungi lokasi peleburan sampah plastik menjadi BBM di Jalan Labu Lorong, Kecamatan Bontoala, Rabu (11/2/2026). 

Di lokasi tersebut, Munafri Arifuddin menyaksikan secara langsung proses pengolahan sampah plastik yang dikumpulkan dari lingkungan sekitar, kemudian dilebur melalui teknologi sederhana hingga menghasilkan bahan bakar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. 

"Inovasi ini tidak hanya berdampak pada pengurangan volume sampah plastik, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi serta manfaat sosial bagi warga," ujar Munafri.

Baca Juga : Pertama Kali DPM-PTSP Kota Makassar Raih WBK dari Menteri PANRB

Appi itu menilai, inisiatif warga dan anak muda ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan, berbasis partisipasi masyarakat, dan ramah lingkungan.

"Inovasi seperti ini harus kita dorong dan DLH dampingi. Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang kepedulian, kreativitas, dan keberanian anak muda mengambil peran dalam menyelesaikan masalah kota," jelasnya. 

Appi menyebut Pemerintah Kota Makassar, membuka ruang kolaborasi bagi para inovator lokal agar karya-karya serupa dapat dikembangkan lebih luas dan berkelanjutan. Munafri juga berharap, inovasi pengolahan sampah plastik menjadi BBM ini dapat direplikasi di wilayah lain di Kota Makassar. 

Baca Juga : Tak Sekadar Ditertibkan, Appi Pastikan Pemkot Makassar Siapkan Lahan untuk PKL

"Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, langkah tersebut dinilai mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah sejak dari sumbernya," ungkapnya.

Sementara itu, warga penggagas peleburan sampah plastik, Darwin menjelaskan bahwa karya pengolahan limbah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) tersebut telah lama ia rintis sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan.

Darwin memaparkan bahwa proses pembuatan BBM dari sampah plastik dilakukan menggunakan instalasi sederhana berbasis drum besi dan memanfaatkan oli bekas sebagai bahan pembakar. 

Baca Juga : Appi Warning Jajaran Pemkot Makassar: Jangan Bangun Kerajaan-kerajaan Sendiri

Adapun bahan baku plastik yang digunakan berasal dari berbagai jenis sampah plastik rumah tangga, seperti botol bekas, plastik kresek, kemasan kerupuk, dan jenis plastik lainnya. 

"Ini memang difokuskan pada pengolahan sampah plastik secara umum, tidak terbatas hanya pada botol atau gelas plastik," bebernya.

#Munafri Arifuddin