RAKYATKU.COM,PALU — Menjelang meningkatnya kebutuhan energi pada bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Komitmen tersebut ditegaskan melalui audiensi strategis bersama Gubernur Sulawesi Tengah di Palu, Jumat (23/1/2026), yang membahas ketahanan energi, optimalisasi pendapatan daerah, hingga dukungan konkret bagi sektor nelayan.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen. Fokus utama pembahasan meliputi kesiapan pasokan BBM dan LPG selama Ramadan, kontribusi sektor energi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta percepatan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN).
Deny Sukendar menegaskan bahwa Pertamina telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran distribusi energi di Sulawesi Tengah, khususnya pada periode dengan potensi lonjakan konsumsi.
Baca Juga : Jamin Pasokan LPG Aman, Manajemen Pertamina Tinjau Terminal Donggala
“Kami memastikan pasokan BBM dan LPG dalam kondisi aman. Sejak awal, kami telah memetakan wilayah dengan peningkatan aktivitas masyarakat dan menyiapkan skema penyaluran tambahan agar kebutuhan energi selama Ramadan dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Deny.
Selain aspek ketersediaan energi, audiensi ini juga menyoroti kontribusi signifikan BBM terhadap PAD Sulawesi Tengah melalui Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Pertamina berkomitmen menjaga transparansi dan akurasi distribusi BBM agar dampak fiskalnya dapat dirasakan langsung oleh daerah.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan apresiasi atas peran strategis Pertamina dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Kontribusi PBBKB sangat penting bagi APBD Sulawesi Tengah. Kami mengapresiasi keterbukaan dan koordinasi Pertamina, terutama dalam memastikan BBM subsidi tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Anwar Hafid.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa distribusi energi memiliki dampak ganda, tidak hanya menjamin kebutuhan masyarakat, tetapi juga menopang pembangunan daerah.
“Setiap penyaluran BBM berkontribusi langsung terhadap PBBKB yang mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah. Karena itu, akurasi dan transparansi distribusi menjadi prioritas kami,” jelas Rum.
Baca Juga : OJK Sulselbar Dorong Stabilitas Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi dan Inovasi
Dalam pertemuan tersebut, Pertamina dan Pemprov Sulawesi Tengah juga sepakat mempercepat pembangunan SPBUN sebagai solusi jangka panjang bagi nelayan. Kehadiran SPBUN diharapkan dapat mempermudah akses BBM, menekan biaya operasional melaut, serta meningkatkan produktivitas sektor kelautan dan perikanan.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah guna menjaga ketahanan energi, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta memastikan energi menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.
