RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Kota Makassar resmi menyandang predikat Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan RI melalui penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di tahun 2025.
Penghargaan tersebut semakin spesial karena Makassar berhasil meraih SWASTI SABA WIWERDA, salah satu kategori bergengsi dalam penilaian KKS nasional.
Capaian ini menandai lompatan besar Kota Makassar, yang sebelumnya hanya memperoleh predikat Kota Sehat pada kategori dasar.
Baca Juga : Langkah Strategis PDAM Makassar Siapkan Solusi Atasi Krisis Air di Musim Kemarau
Predikat "Swasti Saba WIWERDA bukan sekadar penghargaan simbolik. Melainkan, mencerminkan terwujudnya berbagai indikator kota sehat, mulai dari penataan kawasan, peningkatan akses layanan kesehatan.
Serta penguatan kolaborasi lintas sektor, hingga keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan ruang hidup yang aman, bersih, dan nyaman.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun kota yang sehat secara fisik, sosial, maupun lingkungan.
Baca Juga : Melinda Aksa Kunjungi Sejumlah Posyandu di Kota Makassar Pantau Tumbuh Kembang Anak
Penghargaan ini diterima secara daring oleh Pemerintah Kota Makassar, melalui Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, dan beberapa kota lain digelar oleh pemerintah pusat.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan dari Dinas Kesehatan diperlihatkan kepada Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa.
"Makassar menjadi salah satu dari 41 kabupaten/kota di Indonesia yang dinyatakan layak menerima predikat ini, menandai pengakuan nasional terhadap kemajuan pembangunan kesehatan dan lingkungan di Kota Anging Mamiri," ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Baca Juga : Wali Kota Munafri Arifuddin Lepas Jemaah Calon Haji Kota Makassar 1447 Hijriah/2026 Masehi
dr. Ida menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras dan kerja kolaboratif seluruh elemen yang terlibat. Mulai dari Tim Pembina Kota Sehat, Forum Kota Sehat, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penanggung jawab tatanan.
Juga pihak forum Komunikasi Kecamatan Sehat, Kelompok Kerja (Pokja) Kelurahan Sehat, hingga masyarakat yang berkontribusi langsung dalam penyiapan lokus penilaian.
Dengan pencapaian ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Kota Sehat.
Baca Juga : Makassar–Jepang Perkuat Kemitraan Strategis Pembangunan Kota
"Target selanjutnya adalah meraih predikat Swasti Saba Wistara, bahkan menuju tingkatan tertinggi Wistara Paripurna pada penilaian KKS tahun 2027 mendatang," jelansya.
dokter Ida menyebutkan, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Makassar untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Upaya menjaga keberlanjutan tatanan Kota Sehat di tingkat kelurahan maupun kecamatan harus terus dipertahankan sebagai bukti komitmen bersama dalam membangun kota yang sehat, aman, nyaman, dan inklusif.
Baca Juga : Kota Makassar Satu-satunya Dari Luar Jawa Raih Penghargaan di Hari Otda
Saat ini, Kota Makassar berada pada posisi kedua, yakni Swasti Saba Wiwerda. Namun dengan kerja berkelanjutan sesuai visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, optimisme menuju Wistara pada 2027 semakin kuat.
"Prestasi ini menjadi bukti nyata keseriusan Kota Makassar dalam menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga," tutup dok Ida.
