Minggu, 09 November 2025 23:18
Asmo Sulsel menerima kunjungan industri dari SMKN 1 Papalang, Sulawesi Barat, pada Sabtu, 8 November 2025, di Main Dealer Astra Motor Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Makassar.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR —Komitmen Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) dalam mendukung pendidikan vokasi kembali mendapat sorotan positif. Melalui program sinergi industri dan sekolah kejuruan, Asmo Sulsel menerima kunjungan industri dari SMKN 1 Papalang, Sulawesi Barat, pada Sabtu, 8 November 2025, di Main Dealer Astra Motor Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Makassar.

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Bengkel Teaching Factory (TEFA) — model pendidikan berbasis industri yang menggabungkan pembelajaran sekolah dengan praktik kerja nyata. Program tersebut menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu menjawab kebutuhan industri otomotif modern, sekaligus menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Menurut pihak sekolah, kunjungan ini sekaligus menjadi ajang memperkuat jejaring kerja sama dengan Asmo Sulsel, terutama dalam hal penyerapan siswa PKL dan alumni jurusan Teknik Komputer dan Jaringan untuk ditempatkan di jaringan bengkel resmi Honda (AHASS). Langkah ini menjadi wujud nyata keterlibatan industri dalam memastikan lulusan SMK tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga siap bekerja dengan standar profesional.

Baca Juga : Asmo Sulsel Hadirkan Promo Spesial untuk Seluruh Motor Matic Dalam Rangka Sambut Imlek 2026

Tak hanya itu, Asmo Sulsel juga memberikan dukungan operasional bagi armada mobil bengkel keliling SMKN 1 Papalang, sebagai fasilitas praktik lapangan bagi siswa. Melalui kegiatan ini, para pelajar dapat memahami proses layanan teknis, manajemen bengkel, dan pelayanan pelanggan secara langsung.

 

Perluas Pembinaan, Dari 21 ke 90 SMK Binaan

Dukungan Asmo Sulsel terhadap pendidikan vokasi terus berkembang pesat. Dari semula hanya 21 SMK binaan, kini telah mencapai lebih dari 90 sekolah di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Ambon. Ekspansi ini menjadi bukti komitmen Asmo Sulsel dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan terampil di sektor otomotif.

Baca Juga : Asmo Sulsel dan Polres Gowa Edukasi Pelajar SMPN 5 Gowa, Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini

Selama kunjungan, para siswa dan guru diajak meninjau ekosistem pembelajaran teknis Honda, termasuk proses sertifikasi teknisi, sistem pelatihan digital, serta standar layanan di jaringan AHASS. Sesi ini juga membuka wawasan tentang peluang karir bagi siswa setelah lulus, baik di bidang teknisi, pelayanan konsumen, maupun manajemen operasional bengkel.

Sinergi Dunia Pendidikan dan Industri

Anton Prihatno, Technical Service Manager Asmo Sulsel, menjelaskan bahwa kerja sama seperti ini merupakan bagian penting dari upaya Astra Motor membangun link and match antara sekolah dan dunia kerja.

Baca Juga : Asmo Sulsel Gelar Donor Darah Rutin, Sekaligus Rayakan HUT Astra ke-69

“Kami percaya bahwa sinergi dunia pendidikan dengan industri adalah kunci mencetak SDM unggul. Program TEFA dan kerja sama magang bukan hanya memberikan pengalaman nyata bagi siswa, tetapi juga menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga kerja terampil. Asmo Sulsel berkomitmen terus memperluas pembinaan dan membuka peluang bagi siswa SMK untuk berkembang bersama Honda,” ungkap Anton.

Dengan dukungan berkelanjutan dari Astra Motor Sulsel, diharapkan program vokasi seperti TEFA tak sekadar menjadi kegiatan rutin sekolah, tetapi benar-benar menjadi gerbang bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkarier di dunia otomotif modern.