Selasa, 11 November 2025 23:32

BEM Kalla Institute Raih Hibah Nasional untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif Desa di Pangkep

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kalla Institute berhasil meraih dana hibah nasional dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikstaintek) untuk pelaksanaan program tahun 2025.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kalla Institute berhasil meraih dana hibah nasional dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikstaintek) untuk pelaksanaan program tahun 2025.

BEM Kalla Institute raih hibah nasional untuk program pengembangan ekonomi kreatif dan wisata desa di Pangkep, wujud nyata mahasiswa berdampak.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kalla Institute. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kalla Institute berhasil meraih dana hibah nasional dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikstaintek) untuk pelaksanaan program tahun 2025.

Program yang diusung BEM Kalla Institute bertajuk “Akselerasi Ekonomi Kreatif Desa Melalui Inisiasi Mahasiswa Berdampak” ini berfokus pada pengembangan potensi wisata dan pemberdayaan ekonomi lokal di Desa Tabo-tabo, Kabupaten Pangkep. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pengelolaan desa wisata dan memperkuat daya saing produk khas desa agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Seleksi program hibah ini berlangsung secara nasional dan kompetitif sejak 13 Juli hingga 1 Agustus 2025, melibatkan ribuan proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Proposal BEM Kalla Institute diumumkan sebagai salah satu pemenang pada 7 September 2025.

Baca Juga : Ramai Dikunjungi Pelajar, Kalla Institute Hadirkan Pengalaman Belajar Berbeda di Sulawesi Education & Techno Expo 2026

Dosen pembina BEM Kalla Institute, Muhammad Fachrul Salam, S.Kom., M.M., menilai capaian ini sebagai bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Kami tidak hanya ingin mahasiswa unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Fachrul.

Ketua BEM Kalla Institute, Cherry Arma Sari, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman lapangan yang sangat berharga bagi mahasiswa.

Baca Juga : Wujudkan Ekosistem Kerja Inklusif, Kalla Institute Terima Magang Disabilitas

“Ini bukan sekadar proyek, tetapi proses belajar nyata. Kami belajar memahami masalah sosial, bekerja sama dengan masyarakat, dan mencari solusi yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Program pendampingan akan berlangsung mulai September hingga Desember 2025, mencakup tahap produksi, pemasaran, hingga evaluasi potensi wisata dan produk unggulan lokal.

Inisiatif mahasiswa Kalla Institute ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Tabo-tabo. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Ambo Tang, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata mahasiswa.

Baca Juga : Perkuat Daya Saing Nasional, Kalla Institute Borong Penghargaan LLDikti IX Award 2025

“Kami sangat berterima kasih. Pelatihan ini membuka wawasan baru bagi kami, terutama dalam mengelola desa wisata dan meningkatkan kualitas produk UMKM agar lebih menarik,” tuturnya.

Melalui keberhasilan ini, Kalla Institute menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi akademik dan sosial, serta mencetak lulusan yang berkompeten dan berdampak nyata bagi pembangunan masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan kegiatan Kalla Institute, masyarakat dapat mengunjungi Instagram resmi @kallainstitute mendaftar melalui laman register.kallainstitute.ac.id atau menghubungi Kalla Care melalui WhatsApp di 0811 4414 030 dan telepon 0411 300 0103.

#Kalla Institute #BEM Kalla Institute #hibah nasional #ekonomi kreatif desa #Desa Tabo-tabo #pangkep