RAKYATKU.COM, PAREPARE --Jajaran manajemen Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Andi Makkasau, Kota Parepare menggelar kegiatan donor darah. bakti sosial ini dilakukan dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Asosiasi Rumah Sakit Daerah(ARSADA) ke-25.
Baca Juga : Malam Ramah Tamah HUT ke-81 RI di Parepare Semarak, Tasming Serahkan Penghargaan dan Bantuan CSR
Baca Juga : Semarak HUT ke-81 RI, IPHI Parepare Gelar Kirab Obor
Baca Juga : 44 Hari Mengabdi di Parepare, Tasming Hamid Puji Kontribusi Mahasiswa KKN Unhas
Kegiatan donor darah dipilih sebagai bentuk kontribusi nyata rumah sakit daerah dalam memperkuat ketahanan kesehatan nasional dan menjalin kebersamaan lintas wilayah sebagai simbol solidaritas dan kepedulian sosial, dengan mengusung semangat kemanusiaan yang melibatkan ribuan tenaga kesehatan dan masyarakat umum organisasi yang telah berumur seperempat abad tersebut.
Baca Juga : Malam Ramah Tamah HUT ke-81 RI di Parepare Semarak, Tasming Serahkan Penghargaan dan Bantuan CSR
Baca Juga : Semarak HUT ke-81 RI, IPHI Parepare Gelar Kirab Obor
Baca Juga : 44 Hari Mengabdi di Parepare, Tasming Hamid Puji Kontribusi Mahasiswa KKN Unhas
Seluruh jajaran manajemen termasuk Direktur RSUD Andi Makkasau, Renny Anggraeny Sari, Wadir Pelayanan RSUD Andi Makkasau ,Cenrara serta Wadir Keuangan RSUD Andi Makkasau, Irfan Damis turut serta dalam kegiatan ini.
Baca Juga : Malam Ramah Tamah HUT ke-81 RI di Parepare Semarak, Tasming Serahkan Penghargaan dan Bantuan CSR
Baca Juga : Semarak HUT ke-81 RI, IPHI Parepare Gelar Kirab Obor
Baca Juga : 44 Hari Mengabdi di Parepare, Tasming Hamid Puji Kontribusi Mahasiswa KKN Unhas
Baca Juga : Paskibraka Sukses Kibarkan Sang Merah Putih, HUT ke-81 RI di Parepare Penuh Semangat Nasionalisme
Kepala Bidang Infokom, Martha Iskandar, menyampaikan bjawa partisipasi aktif rumah sakit dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen terhadap program kesehatan dan kemanusiaan yang inklusif.
Baca Juga : Malam Ramah Tamah HUT ke-81 RI di Parepare Semarak, Tasming Serahkan Penghargaan dan Bantuan CSR
Baca Juga : Semarak HUT ke-81 RI, IPHI Parepare Gelar Kirab Obor
Baca Juga : 44 Hari Mengabdi di Parepare, Tasming Hamid Puji Kontribusi Mahasiswa KKN Unhas
“Donor darah serentak ini bukan sekadar perayaan HUT ke-25 ARSADA, tetapi juga refleksi dari peran strategis rumah sakit daerah sebagai pilar utama ketahanan kesehatan nasional,” ujar Martha.
Baca Juga : Malam Ramah Tamah HUT ke-81 RI di Parepare Semarak, Tasming Serahkan Penghargaan dan Bantuan CSR
Baca Juga : Semarak HUT ke-81 RI, IPHI Parepare Gelar Kirab Obor
Baca Juga : 44 Hari Mengabdi di Parepare, Tasming Hamid Puji Kontribusi Mahasiswa KKN Unhas
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk berbagi dan menyelamatkan jiwa, sekaligus memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan kesehatan di daerah.
Baca Juga : Malam Ramah Tamah HUT ke-81 RI di Parepare Semarak, Tasming Serahkan Penghargaan dan Bantuan CSR
Baca Juga : Semarak HUT ke-81 RI, IPHI Parepare Gelar Kirab Obor
Baca Juga : 44 Hari Mengabdi di Parepare, Tasming Hamid Puji Kontribusi Mahasiswa KKN Unhas
Baca Juga : Paskibraka Parepare 2026 Resmi Dikukuhkan, Tasming Hamid Tekankan Disiplin dan Nasionalisme
RSUD Andi Makkasau turut mengajak seluruh elemen masyarakat, staf rumah sakit, dan keluarga pasien yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut.
Baca Juga : Malam Ramah Tamah HUT ke-81 RI di Parepare Semarak, Tasming Serahkan Penghargaan dan Bantuan CSR
Baca Juga : Semarak HUT ke-81 RI, IPHI Parepare Gelar Kirab Obor
Baca Juga : 44 Hari Mengabdi di Parepare, Tasming Hamid Puji Kontribusi Mahasiswa KKN Unhas
“Setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki arti yang sangat besar untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah,” tutup Martha.
Baca Juga : Malam Ramah Tamah HUT ke-81 RI di Parepare Semarak, Tasming Serahkan Penghargaan dan Bantuan CSR
Baca Juga : Semarak HUT ke-81 RI, IPHI Parepare Gelar Kirab Obor
Baca Juga : 44 Hari Mengabdi di Parepare, Tasming Hamid Puji Kontribusi Mahasiswa KKN Unhas
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa rumah sakit daerah tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga sebagai motor penggerak solidaritas sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat(*)
