Minggu, 12 Oktober 2025 00:00
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel). Bersama Polres Gowa, main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon ini menggelar edukasi safety riding bagi pelajar SMAN 2 Gowa, Jumat (10/10/2025
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU. COM, GOWA – Upaya menumbuhkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan generasi muda kembali digaungkan oleh Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel). Bersama Polres Gowa, main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon ini menggelar edukasi safety riding bagi pelajar SMAN 2 Gowa, Jumat (10/10/2025).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Asmo Sulsel dalam mengedukasi masyarakat, khususnya pelajar, mengenai pentingnya keselamatan di jalan. Melalui kampanye #Cari_Aman, perusahaan ingin menanamkan bahwa keselamatan bukan sekadar kewajiban, tetapi gaya hidup yang harus dibiasakan sejak dini.

“Kami tidak hanya fokus menjual sepeda motor Honda, tapi juga ingin memastikan konsumen memahami cara berkendara yang aman dan bertanggung jawab,” ujar salah satu perwakilan Asmo Sulsel di sela kegiatan.

Baca Juga : Sampaikan Pesan Safety Riding Pakai 'Bahasa' Gen Z, Yayasan AHM Gelar Short Movie Contest 2026 Berhadiah Puluhan Juta!

Fokus pada Faktor Manusia

 

Dalam sesi teori yang dibawakan oleh Wanny, instruktur safety riding Asmo Sulsel, para siswa diajak memahami berbagai faktor penyebab kecelakaan serta cara mengantisipasinya. Ia menegaskan bahwa faktor manusia masih menjadi penyebab terbesar kecelakaan lalu lintas, terutama akibat kurangnya pemahaman tentang keselamatan.

“Kesadaran tentang keselamatan sering kali baru muncul setelah kehilangan sesuatu yang penting. Seperti sarung tangan, baru terasa penting ketika jari tangan terluka atau bahkan hilang,” ujar Wanny di hadapan peserta.

Baca Juga : Sinergi untuk Negeri: Asmo Sulsel Hadirkan Edukasi Safety Riding dan Servis Murah di Kampung Pancasila Makassar

Ia menambahkan, perlengkapan berkendara lengkap seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu bukan sekadar atribut gaya, melainkan perlindungan nyata terhadap risiko fatal di jalan. Meski kecelakaan tidak selalu bisa dihindari, dampaknya dapat diminimalkan jika pengendara menggunakan perlengkapan dengan benar.

Pelajar Sebagai Agen Perubahan

Wanny juga mengingatkan bahwa banyak pelajar yang sudah aktif berkendara menuju sekolah tanpa memahami pentingnya menjaga fokus dan menghindari kebiasaan berbahaya seperti bermain ponsel di jalan. “Hal sederhana seperti tidak memegang ponsel saat berkendara bisa menjadi penyelamat hidup,” tegasnya.

Baca Juga : Gedor Kesadaran Lintas Generasi, Asmo Sulsel Edukasi Guru dan Orang Tua Murid SMPN 40 Makassar soal #Cari_Aman

Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel dan Polres Gowa berharap pelajar dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Edukasi semacam ini akan terus digelar secara rutin di berbagai sekolah untuk menekan angka kecelakaan di kalangan usia muda.

Menumbuhkan Budaya Aman Sejak Dini

Program edukatif seperti ini menjadi bukti bahwa Asmo Sulsel tak sekadar fokus pada sisi komersial, tetapi juga berperan aktif membangun budaya keselamatan di jalan raya. Kolaborasi dengan kepolisian pun diharapkan mampu memperkuat kesadaran publik tentang pentingnya #Cari_Aman, terutama di wilayah dengan tingkat mobilitas tinggi seperti Gowa dan sekitarnya.

Baca Juga : Astra Motor Sulsel Edukasi Pelajar SMAN 20 Gowa, Tekankan Pentingnya Budaya Berkendara Aman

Dengan pendekatan yang ringan namun berdampak, edukasi keselamatan berkendara diharapkan mampu menumbuhkan generasi pengendara muda yang lebih disiplin, peduli, dan bertanggung jawab di masa depan.