RAKYATKU.COM,PAREPARE--Kebakaran melanda rumah panggung asrama Pesantren Zubdatul Asrar NU di Jalan Lappa Anging, Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Sabtu (23/8/2025) pagi. Peristiwa ini diduga dipicu korsleting listrik.
Baca Juga : Pemkot Parepare Serahkan Bantuan Asupan Makanan kepada Lansia
Baca Juga : Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Parepare: Pemkot Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan
Mengetahui kejadian tersebut, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, langsung meninjau lokasi kebakaran. Dalam kunjungannya, Tasming juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan tidur, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya bagi santri yang terdampak.
Baca Juga : Pemkot Parepare Serahkan Bantuan Asupan Makanan kepada Lansia
Baca Juga : Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Parepare: Pemkot Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa pesantren ini. Pemerintah Kota Parepare akan hadir memberikan bantuan agar para santri bisa tetap melanjutkan aktivitasnya,” ujar Tasming.
Baca Juga : Pemkot Parepare Serahkan Bantuan Asupan Makanan kepada Lansia
Baca Juga : Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Parepare: Pemkot Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan
Baca Juga : KPK Apresiasi Sinergi Pengawasan Pemerintah Kota Parepare
Saat berada di lokasi, Tasming menyaksikan langsung kondisi bangunan asrama yang hangus terbakar. Ia juga memastikan keselamatan seluruh santri dan pembina yang menempati asrama tersebut.
Baca Juga : Pemkot Parepare Serahkan Bantuan Asupan Makanan kepada Lansia
Baca Juga : Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Parepare: Pemkot Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan
“Alhamdulillah para santri dan ustaz selamat dari musibah ini. Saya harap semua tetap tabah dan sabar. Ini adalah ujian dari Allah, insyaallah ada hikmah di balik kejadian ini,” kata Tasming memberikan semangat kepada para santri dan pembina.
Baca Juga : Pemkot Parepare Serahkan Bantuan Asupan Makanan kepada Lansia
Baca Juga : Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Parepare: Pemkot Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan
Sekadar diketahui, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.45 Wita, saat para santri sedang mengikuti pengajian di masjid. Berdasarkan keterangan Nurdiani, salah satu pengurus dapur pesantren, api diduga berasal dari korsleting arus pendek.
Baca Juga : Pemkot Parepare Serahkan Bantuan Asupan Makanan kepada Lansia
Baca Juga : Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Parepare: Pemkot Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan
Baca Juga : 66 Kader Rumah Gizi Parepare Ikuti Pelatihan Penyajian Makanan Sehat dan Aman
Akibat kebakaran tersebut, tiga unit rumah panggung yang menjadi asrama terbakar. Sebanyak 32 santri dan 1 pembina harus kehilangan tempat tinggal sementara.(*)
