RAKYATKU.COM,MAKASSAR--Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto Pasennangi, melakukan kunjungan kerja sekaligus konsultasi ke Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (14/4/2025).
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Dalam kunjungan tersebut, Hermanto turut didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Parepare, Fitriani.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Konsultasi ini membahas secara khusus pengoptimalan fungsi Jalan Lingkar Jenderal M. Yusuf, yang merupakan salah satu ruas jalan nasional di Kota Parepare.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Hermanto menegaskan, langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah dalam mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di jalur tersebut.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
“Kami melakukan konsultasi di Provinsi terkait jalan nasional. Ini bagaimana supaya bisa mengurangi kepadatan pada ruas jalan. Tentu ini kami lakukan untuk kepentingan masyarakat, khususnya para pengguna jalan,” ujar Hermanto, yang juga merupakan mantan Anggota DPRD Parepare.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Menurutnya, keberadaan Jalan Lingkar Jenderal M. Yusuf sangat strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik di Parepare.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi agar pengelolaan jalan nasional di wilayah Parepare bisa lebih optimal, aman, dan nyaman bagi pengendara.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Konsultasi tersebut, kata Hermanto menjadi langkah awal Pemkot Parepare dalam merancang solusi bersama pemerintah provinsi agar kemacetan di ruas jalan nasional itu bisa diminimalkan, sehingga aktivitas masyarakat berjalan lebih lancar. (*)
