RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Fadjry Djufry berharap Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) ikut berkontribusi dalam menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Khususnya melakukan pengawalan dan pendampingan terhadap para petani Sulsel agar lebih giat dan bersemangat lagi.
"Saya berharap agar teman-teman dari Fakultas Pertanian aktif melakukan pengawalan, pendampingan, untuk mendorong supaya petani kita lebih giat lagi, sehingga swasembada pangan bisa tercapai lebih cepat," kata Prof Fadjry Djufry saat bersilaturahmi ke Fakultas Pertanian Unhas, Rabu, 22 Januari 2025.
Ia mengungkapkan, kedatangannya ke Fakultas Pertanian Unhas sekaligus untuk berdiskusi dengan para civitas akademika yang dinilainya sangat paham dan menguasai masalah pertanian. Mengingat, saat ini Presiden Prabowo fokus pada swasembada pangan.
Baca Juga : Sinergi Kebijakan dan Akses Modal Mendorong UMKM Sulsel Naik Kelas melalui KKSS dan DigiFest 2026
"Swasembada pangan ini yang tadinya ditargetkan tercapai dalam empat tahun, kemudian ditarget dua tahun, dan oleh Bapak Presiden Prabowo ditarget agar tercapai tahun ini," ungkapnya.
Prof Fadjry Djufry menuturkan, tugas untuk mewujudkan swasembada pangan tahun ini tentunya berat. Sehingga dibutuhkan kerjasama semua pihak. Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, bahkan TNI Polri berbagi tugas untuk menyukseskan swasembada pangan.
"Dari Sulsel diharapkan ada tambahan satu juta ton," beber Prof Fadjry Djufry.
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
Dalam kunjungannya ke Fakultas Pertanian Unhas ini, Prof Fadjry Djufry disambut hangat oleh seluruh civitas akademika, termasuk Dekan Fakultas Pertanian Unhas.
