Rabu, 15 Mei 2024 23:57

Bupati Luwu Utara Diundang Terima Penghargaan dari Kementerian ATR/BPN

Usman Pala
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Luwu Utara Diundang Terima Penghargaan dari Kementerian ATR/BPN

“Kami juga menyampaikan bahwa pada rakor tingkat provinsi Ibu bupati menerima undangan untuk mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja beliau sebagai ketua GTRA Kabupaten Luwu Utara. Tidak semua kepala daerah, hanya 5 di Sulsel dan salah satunya adalah ibu bupati,” terang Sukirman.

RAKYATKU.COM — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mendapat undangan untuk menerima penghargaan atas kinerjanya sebagai Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pertanahan (BPN) Luwu Utara, Sukirman pada Rapat Persiapan GTRA 2024 di Aula Kantor Pertanahan Luwu Utara, Rabu (15/5/2024).

“Terima kasih kepada ibu bupati beserta jajaran Pemerintah kabupaten Luwu Utara karena berkat dukungannya, di tahun 2023 Kabupaten Luwu Utara mendapatkan penghargaan sebagai pelaksana redistribusi terbaik tingkat nasional,” kata Sukirman.

Baca Juga : Pemkab Luwu Utara Raih Opini WTP ke- 12

“Kami juga menyampaikan bahwa pada rakor tingkat provinsi Ibu bupati menerima undangan untuk mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja beliau sebagai ketua GTRA Kabupaten Luwu Utara. Tidak semua kepala daerah, hanya 5 di Sulsel dan salah satunya adalah ibu bupati,” terang Sukirman.

Sementara itu Bupati Luwu Utara mengatakan rapat persiapan dilakukan agar pelaksanaan Reforma Agraria di wilayah Luwu Utara dapat berjalan optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penataan aset dan akses.

Indah meminta untuk fokus dan lebih optimal dalam menyelesaikan redistribusi pada tahun ini dengan memprioritaskan pada pelepasan kawasan hutan Tora (Tanah Objek Reforma Agraria).

Baca Juga : Bersama Balai Pompengan, Bupati Luwu Utara Naik Katinting ke Pombakka

“Seperti yang diketahui, bahwa usulan Pemerintah kabupaten Luwu Utara untuk pelepasan Tora. Harus ada kebijakan yang sifatnya khusus untuk daerah-daerah yang jumlah PKH (pelepasan kawasan hutan)- nya tidak sesuai atau jauh dari alokasi yang diberikan,” kata Indah.

Program reforma agraria, lanjut Indah tetap menjadi program prirotas yang harus diselesaikan terutama target untuk redistrubusi tanah.

“Semua tergantung dari hasil rapat kita yang akan ditindaklanjuti di rakor tingkat provinsi. Hasil rakor nanti untuk kita mengusul kepada kementrian untuk dapat dikeluarkan kebijakan. Kita berharap dapat memenuhi harapan kita mengintervensi beberapa usulan antara lain redistribusi tanah yang ada di Kecamatan Seko,” terang Indah.

Baca Juga : Diserahkan Bupati Luwu Utara, 12 Perempuan PPKS Terima Bantuan Usaha

Orang nomor satu di Luwu Utara ini berharap persiapan yang dilakukan dengan matang sehingga pada pelaksanaan rakor dan sidang GTRA bisa berjalan dengan lancar.

“Harapannya, pada saat masuk di sidang semuanya sudah clear dan clean sehingga bisa kita tetapkan dan prosesnya pasti lebih cepat apalagi sudah disampaikan ada target untuk Kecamatan Seko lebih awal sekitar 260 persil,” harap bupati perempuan pertama di Sulsel.

Melalui rapat tersebut, sebagai ketua GTRA Kabupaten Luwu Utara, Indah mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dari semua pengurus GTRA, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.

Baca Juga : Pemkab Luwu Utara Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik ke-2 di Sulsel

“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan antusias karena target yang telah berikan kepada kita sulit untuk diwujudkan kalau masyarakatnya tidak support,” tutur Indah.

#Indah Putri Indriani #pemkab luwu utara #Kementerian ATR/BPN