Senin, 08 April 2024 12:56

Banjir Kembali Landa Kabupaten Luwu, Pj Gubernur Bahtiar Prihatin Kondisi Lingkungan di Sulsel

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Banjir Kembali Landa Kabupaten Luwu, Pj Gubernur Bahtiar Prihatin Kondisi Lingkungan di Sulsel

"Saya sudah komunikasi langsung bupati dan pastikan semua dalam keadaan aman dan terlayani,"

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bencana banjir kembali melanda Kabupaten Luwu Minggu, 7 April 2024. Tepatnya di Kelurahan Lindajang dan Desa Buntu Barana Kecamatan Suli Barat, serta Kelurahan Suli Kecamatan Suli.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial

 

Banjir menggenangi ruas jalan dan ratusan rumah terendam dengan ketinggian yang bervariasi, 20 - 50 cm. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 500 rumah warga terendam banjir.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial

 

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengatakan, atas nama pemerintah provinsi mendoakan supaya banjir dapat segera surut. Iapun berterimakasih atas upaya Pemda Luwu, Satpol, Tagana bersama Forkopimda, Basarnas, BPBD, dan instansi terkait, yang melakukan upaya-upaya dalam membantu warga terdampak.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial

 

Baca Juga : Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi, Dorong Efisiensi Logistik dan Konektivitas Maritim Indonesia Timur

"Saya sudah komunikasi langsung bupati dan pastikan semua dalam keadaan aman dan terlayani," kata Bahtiar, Minggu malam, 7 April 2024.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial

 

Bahtiar mengungkapkan, banjir diakibatkan intensitas hujan yang lebat, sementara pohon atau hutan untuk menyerap atau menahan air kurang. Ia mengaku prihatin, karena saat ini kerusakan hutan dan alam hampir merata di seluruh daerah. Akibatnya, sumber air bersih juga berkurang.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial

 

"Karena hilang tanaman atau pohon serapan air tinggi. Mohon masuk dalam musrembang dan menjadi program prioritas semua daerah bersama pemprov.

Kita semua harus sama-sama. Termasuk gerakkan partisipasi masyarakat dan swasta," pesan Bahtiar.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial

 

Ia menambahkan, warga harus diedukasi agar kembali menanam pohon dan kurangi penebangan pohon yang menjadi sumber air bersih. 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial

 

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

"Kita masukkan RPJMD 2024 - 2029. Program menurunkan emisi karbon, penanganan lahan kritis, DAS, Danau, Bendungan, Embung, sumber air bersih dan sekaligus tanaman pohon yang bisa menjadi sumber ekonomi dan gizi masyarakat," pungkasnya. 

#Pemprov Sulsel #Bahtiar Baharuddin