Rabu, 28 Februari 2024 08:15

Pemkab Luwu Utara Salurkan Bantuan Combine Harvester Tingkatkan Produksi Gabah

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengendarai bantuan combine harvester besar yang akan diserakan kepada kelompok tani di lapangan upacara Kantor Bupati, Selasa (27/2/2024). (Foto: Pemkab Luwu Utara)
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengendarai bantuan combine harvester besar yang akan diserakan kepada kelompok tani di lapangan upacara Kantor Bupati, Selasa (27/2/2024). (Foto: Pemkab Luwu Utara)

Pemkab Luwu Utara menyalurkan enam unit combine harvester besar untuk mendukung peningkatan produksi gabah dengan harapan mampu mencapai target produksi gabah Sulsel 6,4 juta ton pada 2024 ini.

RAKYATKU.COM, LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara melalui Dinas Pertanian menyerahkan bantuan combine harvester besar sebanyak enam unit di lapangan upacara Kantor Bupati, Selasa (27/2/2024).

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, yang menyerahkan langsung alsintan menyebutkan bantuan tersebut diperuntukkan bagi enam kelompok tani, harapannya mampu menunjang dan berkontribusi nyata dalam target produksi gabah Sulsel 6,4 juta ton pada 2024 ini.

"Kerja alat ini 96 persen artinya potensi terbuangnya hasil panen kecil. Untuk itu kita berharap melalui bantuan ini petani bisa lebih maksimal karena ini bukan sekadar memberi dan menerima, tetapi bagaimana alat ini dimanfaatkan," kata Indah.

Baca Juga : Bupati Luwu Utara Apresiasi Kamp Pemuda PPGT Klasis Sangbualambe'

Adapun combine harvester besar yang disalurkan senilai Rp650 juta/unit sehingga total bantuan yang dialokasikan Rp3,9 miliar yang bersumber dari APBN.

"Kita patut bersyukur sebab dari ribuan kelompok tani hanya ada enam yang mendapatkan bantuan ini. Untuk itu kembali saya pertegas alat ini milik kelompok tani, bukan perseorangan, apalagi ketua kelompok tani. Jadi, pastikan semua anggota kelompok bisa memanfaatkan," tegas Indah.

Indah mengatakan pemberian alsintan tersebut melengkapi upaya pemerintah daerah dalam memberi kenyamanan dan perlindungan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebanyak 7.300 ha dari pagu di Sulsel yang hanya 5.000 ha.

Baca Juga : Bupati Lutra: Bendungan Rongkong Jadi Kebutuhan Prioritas Mendesak

"Ini merupakan kebijakan afirmatif walaupun sifatnya sudah terus-menerus kita lakukan dalam beberapa tahun belakangan. Bantuan ini juga untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan dalam menyikapi anomali cuaca sehingga ketahanan pangan tetap terjaga," terang Indah.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Luwu Utara, Andi Zulkarnain, menuturkan Pemkab Lutra pada 2023 lalu telah menyalurkan bantuan benih padi APBD I 3.000 ha (75.000 kg), benih APBN provinsi dan pusat 4.077 ha (101.925 kg), benih jagung APBN provinsi 600 ha (9.000 kg).

Kemudian bantuan traktor APBD II 66 unit, pompa APBD II 15 unit, power threser APBD II 5 unit, power threser APBN 1 unit, combine harvester besar APBD II 7 unit, serta combine harvester besar APBN pusat 6 unit.

Baca Juga : Disdikbud Luwu Utara Santuni Ratusan Yatim Piatu

"Sementara dari data BPS PDRB sektor pertanian Luwu Utara tahun 2023 sebesar 49,97 persen dengan peningkatan produksi dari 2022 ke 2023 sebesar 2,17 persen," ungkapnya.

#pemkab luwu utara #Indah Putri Indriani