RAKYATKU.COM, BARRU - Pelaksana Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan Bupati Barru, serta Kapolres, melakukan penebaran benih ikan nila di Kelurahan Mangkoso, Kabupaten Barru pada Selasa (20/02/2024).
Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial
Baca Juga : Sinergi Kebijakan dan Akses Modal Mendorong UMKM Sulsel Naik Kelas melalui KKSS dan DigiFest 2026
Acara tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan dengan Pemerintah Kabupaten Barru serta Kodim 1405, dalam rangka peringatan Hari Jadi Barru yang ke-64.
Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial
Baca Juga : Sinergi Kebijakan dan Akses Modal Mendorong UMKM Sulsel Naik Kelas melalui KKSS dan DigiFest 2026
"Jumlahnya 10.000 ekor ikan nila ditebarkan di lahan yang dikelola nantinya oleh Koramil 1405-04," kata Bupati Barru, Suardi Saleh.
Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial
Baca Juga : Sinergi Kebijakan dan Akses Modal Mendorong UMKM Sulsel Naik Kelas melalui KKSS dan DigiFest 2026
Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA
Langkah ini diambil untuk meningkatkan stok ikan konsumsi di Kabupaten Barru, sebagai bagian dari program ketahanan pangan Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial
Baca Juga : Sinergi Kebijakan dan Akses Modal Mendorong UMKM Sulsel Naik Kelas melalui KKSS dan DigiFest 2026
Selain Kepala Kepolisian, penebaran secara simbolis juga dilakukan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan, M. Ilyas, bersama dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Barru Abustan.
Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial
Baca Juga : Sinergi Kebijakan dan Akses Modal Mendorong UMKM Sulsel Naik Kelas melalui KKSS dan DigiFest 2026
Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ketersediaan pangan masyarakat setempat serta mendukung program-program pembangunan daerah.
