RAKYATKU.COM - BS (36), seorang ayah di Kabupaten Wajo ditangkap polisi. Ia diduga melakukan rudapaksa terhadap anak kandungnya sendiri yang berinisial AS yang masih siswa SD.
Baca Juga : Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Wajo Ajak Masyarakat Meriahkan Turnamen Bola Voli
Baca Juga : Akhir Tahun, 40 Personel Polres Wajo Resmi Naik Pangkat, Kapolres Dorong Peningkatan Kinerja dan Pengabdian
Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Aditya Pandu Drajat Sejati menyebut BS telah ditetapkan sebagai tersangka. Dimana aksi bejat BS terbongkar dari buruknya istrinya.
Baca Juga : Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Wajo Ajak Masyarakat Meriahkan Turnamen Bola Voli
Baca Juga : Akhir Tahun, 40 Personel Polres Wajo Resmi Naik Pangkat, Kapolres Dorong Peningkatan Kinerja dan Pengabdian
“Berawal dari sumber daya ibu korban kemudian melapor ke polisi,” kata Iptu Aditya, Selasa 13/2/2024.
Baca Juga : Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Wajo Ajak Masyarakat Meriahkan Turnamen Bola Voli
Baca Juga : Akhir Tahun, 40 Personel Polres Wajo Resmi Naik Pangkat, Kapolres Dorong Peningkatan Kinerja dan Pengabdian
Baca Juga : 55 Motor Diamankan Polres Wajo, Polisi Peringatkan Orang Tua Awasi Anak Selama Ramadan
Aksi terakhir BS terjadi pada Ahad 28/1/2024 sekira jam 20.00 Wita. Dari hasil pemeriksaan terungkap BS telah berulang kali melakukan aksinya sejak korban duduk di bangku kelas 3 SD. Modusnya, pelaku mengajak korban menonton film dewasa dan iming-iming handphone.
Baca Juga : Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Wajo Ajak Masyarakat Meriahkan Turnamen Bola Voli
Baca Juga : Akhir Tahun, 40 Personel Polres Wajo Resmi Naik Pangkat, Kapolres Dorong Peningkatan Kinerja dan Pengabdian
“Dari pengakuannya pelaku sudah terjadi sejak korban kelas 3 SD dan sekarang sudah kelas 6 SD,” tambahnya.
Baca Juga : Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Wajo Ajak Masyarakat Meriahkan Turnamen Bola Voli
Baca Juga : Akhir Tahun, 40 Personel Polres Wajo Resmi Naik Pangkat, Kapolres Dorong Peningkatan Kinerja dan Pengabdian
Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal 81 ayat (1), (2) dan ayat (3) subsider pasal 82 ayat (1) dan (2) UU No 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu No 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
Baca Juga : Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Wajo Ajak Masyarakat Meriahkan Turnamen Bola Voli
Baca Juga : Akhir Tahun, 40 Personel Polres Wajo Resmi Naik Pangkat, Kapolres Dorong Peningkatan Kinerja dan Pengabdian
Baca Juga : Kapolda Sulsel Berikan Arahan Strategis ke Jajaran Polres
“Ancaman hukuman minimal 5 tahun, dan maksimal 15 tahun,” cetus Iptu Aditya.
