RAKYATKU.COM – Debat Capres/Cawapres kembali berlangsung pada Ahad 7 Januari 2023. Pada Debat Ketiga di Istora Senayan itu, Anies Baswedan mengkritik Kementerian Pertahanan yang dipimpin Prabowo Subianto yang memiliki anggaran Rp700 triliun tetapi hanya mampu membeli alutsista bekas.
Baca Juga : Ketua PIKI Sulsel Dukung Reshuffle Ketujuh Kabinet Prabowo, Harap Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
Baca Juga : Pemerintah Dorong Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik
Pernyataan Anies ditanggapi Nasrullah, dosen Pendidikan Sosiologi Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, yang menyatakan data Anies keliru.
Baca Juga : Ketua PIKI Sulsel Dukung Reshuffle Ketujuh Kabinet Prabowo, Harap Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
Baca Juga : Pemerintah Dorong Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik
“Anies tidak bisa mengeksplorasi dana yang Rp700 triliun,” sebut Nasrullah.
Baca Juga : Ketua PIKI Sulsel Dukung Reshuffle Ketujuh Kabinet Prabowo, Harap Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
Baca Juga : Pemerintah Dorong Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik
Baca Juga : Herindra Resmi Pimpin PB ESI 2026–2030, Misi Besar Bawa Esports Indonesia ke Panggung Dunia
Menurut Nasrullah, Debat Ketiga terlalu banyak tema yang diangkat, sehingga tidak ada yang tuntas.
Baca Juga : Ketua PIKI Sulsel Dukung Reshuffle Ketujuh Kabinet Prabowo, Harap Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
Baca Juga : Pemerintah Dorong Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik
“Waktu yang pendek mempengaruhi Prabowo tidak bisa menjawab,” tambahnya.
Baca Juga : Ketua PIKI Sulsel Dukung Reshuffle Ketujuh Kabinet Prabowo, Harap Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
Baca Juga : Pemerintah Dorong Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik
Selain itu, kata Nasrullah, Anies yang langsung menyerang Prabowo terbaca hanya ingin menguasai panggung. Namun ia menyebut debat tersebut berlangsung biasa.
Baca Juga : Ketua PIKI Sulsel Dukung Reshuffle Ketujuh Kabinet Prabowo, Harap Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
Baca Juga : Pemerintah Dorong Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik
Baca Juga : Krisis Energi Tekan Asia, PIKI Sulsel Nilai Arah Kebijakan Prabowo Jadi Penopang Ketahanan Indonesia
“Memang terlihat Anies ingin menguasai panggung. Penampilan mereka biasa saja tidak panas,” tambahnya.
Baca Juga : Ketua PIKI Sulsel Dukung Reshuffle Ketujuh Kabinet Prabowo, Harap Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
Baca Juga : Pemerintah Dorong Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik
Hal senada disampaikan pengamat politik Uniska Banjarmasin, Jainuddin Nasrullah. Ia menyebut klaim Anies terhadap dana Kemenhan Rp700 triliun untuk membeli alutsista bekas tidak akurat. Ia menyebut Rp700 triliun adalah anggaran untuk 5 tahun.
Baca Juga : Ketua PIKI Sulsel Dukung Reshuffle Ketujuh Kabinet Prabowo, Harap Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
Baca Juga : Pemerintah Dorong Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik
“Sebenarnya dana Kementerian Pertahanan ini (untuk beli alutsista) hanya mencapai seratusan triliun. Mungkin itu maksudnya dana 5 tahun. Tapi kalau hal tersebut diutarakan untuk belanja alutista, jelas sangat keliru. Data dari mana?” kata Jainuddin.
