Rabu, 18 Oktober 2023 17:12

Bertemu Siswi SD yang Menulis Pakai Kaki, Istri Bupati Jeneponto Menangis

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bertemu Siswi SD yang Menulis Pakai Kaki, Istri Bupati Jeneponto Menangis

"Jadi begitu saya melihat berita, hati saya langsung tergugah dan prihatin sehingga saya langsung datang ke sini (di sekolahnya),"

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Istri Bupati Jeneponto Hajja Hamsiah Iksan yang mendengar kabar pilu, langsung mengunjungi seorang siswi Sekolah Dasar yang mengalami kekurangan fisik tersebut.

Alma Husna seorang perempuan sejak lahir mengalami cacat fisik, tak punya tangan dan hanya satu kaki. Anak SD tersebut tak patah semangat, terus berjuang untuk menjadi siswi terbaik di sekolahnya.

Hj. Hamsiah Iksan pun meneteskan air mata, sesekali ia mengusap air matanya, disaat melihat langsung anak perempuan 10 tahun itu menulis diatas kertas menggunakan kakinya. Siswa itu dikunjungi di sekolahnya.

Baca Juga : Membumikan Semangat Cinta Qur'an, Kabupaten Jeneponto Sukses Tuntaskan Program 1000 Hafidz

"Coba tulis namaku nak, Hamsiah," ucap Hamsiah Iksan, sambil mengusap air mata yang membasahi pipinya, Rabu 18 Oktober 2023.

Alma Husna yang memperlihatkan kelebihannya menulis dengan menggunakan satu kakinya, istri Bupati ini memeluknya sambil meneteskan air matanya.

Kepada Wartawan, Ketua Dewan Pendidikan Jeneponto ini, Hj Hamsiah Iksan mengaku sedih dan terharu setelah melihat langsung kondisi Alma Husna yang mempunyai keterbatasan fisik yang tidak dimiliki oleh anak seusianya.

Baca Juga : Bupati Jeneponto Hadiri Rakornas Investasi 2023

"Jujur, setelah saya melihat langsung kondisi anak ini memang cukup memprihatinkan, saya merasa sedih dan terharu. Begitulah takdir Allah. Allah menciptakan semua manusia itu mempunyai kelebihan dan kekurangan," ujarnya

Ia menjelaskan, bahwa kunjungannya ke SDN No.30 Kassi, Kelurahan Tonrokassi Induk, Kecamatan Tamalatea setelah membaca berita di salah satu media online.

"Jadi begitu saya melihat berita, hati saya langsung tergugah dan prihatin sehingga saya langsung datang ke sini (di sekolahnya)," sebutnya

Baca Juga : Bupati Jeneponto Melantik Pejabat Struktural

Kunjungan Hj. Hamsiah Iksan di sekolah tersebut disambut hangat oleh Kepala Sekolah SDN No.30 Kasssi, Arianto berserta guru-guru.

Hj. Hamsiah berharap agar Alma Husna mendapat perhatian serius dari seluruh pihak, baik pemerintah maupun stakeholder dan lainnya. Dan ingin melihat pembinaan serta perhatian kepala sekolah termasuk guru-guru di sekolah.

"Anak ini tetap diperhatikan karena saya melihatnya anak ini pintar dan cerdas. Anak ini diberikan memotivasi dan mensupport supaya mereka lebih tetap giat belajar dan semangat", harapnya

Baca Juga : Pemkab Jeneponto dan KPU Serta Bawaslu Teken Perjanjian Hibah Pemilu dan Pilkada 2024

"Kalau tohnya anak ini mau melanjutkan pendidikannya saya kira tidak ada yang bisa menghalangi sepanjang dia mau, insya allah saya selaku ketua Dewan Pendidik bisa mencarikan solusi untuk bersekolah dimana saja ia diterima," sambungnya

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SDN No.30 Kassi menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada Ketua Dewan Pendidikan Jeneponto atas kunjungannya.

"Alhamdulillah kami dari pihak sekolah sangat berterimakasih banyak atas kunjungan Ibu Bupati Jeneponto," ucapnya.

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Ajak Pemkab Jeneponto Sukseskan Budidaya Pisang

Kunjungan Istri Bupati tersebut menjadi sebuah motivasi ke depan dan inspirasi bagi sekolah lainnya agar semakin banyak lagi perhatiannya kepada anak didik lainnya utamanya bagi penyandang disabilitas seperti Alma Husna.

Ia juga mengaku bahwa Alma Husna rajin datang ke sekolah dan semangat belajarnya luar biasa walaupun hanya menggunakan satu kaki untuk menulis namun bisa dibaca seperti tulisan tangan.

"Yang membuat juga saya kagum terhadap Alma Husna tidak mau ketinggalan ikut upacara meskipun hanya menggunakan satu kaki menyandar di tiang tembok," katanya.

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Ajak Pemkab Jeneponto Sukseskan Budidaya Pisang

Husna tidak pernah merasa malu kepada teman-temannya di sekolah. Bahkan, kata dia kalau Husna ke toilet dibantu sama teman-temannya yang lain.

"Jadi kalau dibully itu tidak ada karena teman-temannya menganggap mereka sama dengan yang lainnya," tutup Arianto.

Penulis : Samsul Lallo
#Pemkab Jeneponto #iksan iskandar