Rabu, 24 Mei 2023 14:42
Editor : Adil Patawai Anar

MAROS — Bupati Maros H.A.S Chaidir Syam bertandang ke SDN 154 Inpres Tumalia. Lawatannya tersebut dalam rangka melakukan peletakan batu pertama pembangunan musala di sekolah berlokasi di Kecamatan Turikale, Rabu (24/5/2023).

 

Bupati Maros hadir dengan mengenakan seragam putih. Lengkap mengenakan kopiah berwarna hitam.

Hadirnya musala di lingkungan SDN 154 Inpres Tumalia menjadi tempat pembentukan karakter spritual anak.

Baca Juga : Lepas Kafilah MTQ, Bupati Maros Janjikan Umroh Bagi Peraih Medali Emas

Bukan hanya itu, juga berperan di lingkungan keluarga dan masyarakat dimana anak berada.

 

Pusat gerakan yang menjalar tidak saja di dalam lingkungan musala sekolah tetapi harus diarahkan untuk mengaplikasikan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Pembangunan musala merupakan salah satu upaya pihak SDN 154 Inpres Tumalia dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pada bidang spritual dan akhlak pada diri setiap siswa siswi.

Baca Juga : Bupati Chaidir Syam Lepas Skuat Persim Maros Menuju Liga 3 Nasional

Hal tersebut disampaikan Bupati Maros, H.A.S Chaidir Syam, saat menyampaikan sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan Mushola SDN 154 Inpres Tumalia.

Bupati Maros mengajak kepala sekolah, guru dan orang tua murid menyatukan persepsi dalam mensukseskan pembangunan musala.

”Saya mengajak kepada kita semua baik kami selaku Pemerintah Daerah, pihak sekolah dan orang tua murid untuk kita dukung secara bersama-sama dalam membangun musholah ini, sehingga dengan dukungan tersebut bisa mempercepat pembangunan sesuai yang kita harapkan,” Kata Bupati Maros.

Baca Juga : Bupati Maros: Calon Jemaah Haji Asal Maros Bertambah 34 Orang menjadi 330

Lebih lanjut, Bupati Maros mengatakan musala dibangun sebagai tempat pusat kegiatan keagamaan siswa yang mungkin selama ini setiap kegiatan salat selalu menggunakan ruang-ruang kelas.

“Nantinya musala ini akan mampu menampung siswa dalam beribadah, sehingga nantinya proses kegiatan keagamaan bisa berjalan dengan baik dan dapat menampung seluruh siswa yang melaksanakan aktifitas keagamaannya,’’ tandasnya. (*)