Senin, 20 Februari 2023 14:41
Dok Rakyatku
Editor : Redaksi

MAKASSAR -- Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan melakukan pengamatan hilal bulan baru untuk menentukan 1 Syaban 1444 H pada Senin sore, 20 Februari 2023.

 

Bulan Syaban merupakan bulan sebelum Ramadan. Pada bulan ini umat Islam disarankan untuk mempersiapkan diri menyambut datangnya puasa ramadan.

Dilansir dari akun Twitter BMKG, observasi (rukyat) hilal itu dilakukan oleh 29 Tim di Indonesia.

Baca Juga : GMTD Gelar Donor Darah Jelang Ramadan, Kumpulkan 95 Kantong dan Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat

"Apakah tim BMKG mampu melihat hilal sore ini dengan ketinggian yang masih rendah? mari kita doakan bersama, dan pantau live streaming pada website http://hilal.bmkg.go.id," tulis akun Twitter BMKG, sesaat lalu.

 

Adapun data hisab hilal saat matahari terbenam pada Senin, 20 Februari 2023 yang dirilis BMKG adalah:

1. Tinggi Hilal: 1,33 derajat di Jayapura, Papua s/d 2,68 derajat di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat
2. Elongasi: 4,03 derajat di Merauke, Papua s/d 4,57 derajat di Sabang, Aceh
3. Umur Bulan: 1,84 jam di Jayapura, Papua s/d 4,76 jam di Banda Aceh, Aceh
4. Lag: 7,79 menit di Jayapura, Papua s/d 14,12 menit di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat
5. Fraksi Illuminasi Bulan: 0,12 persen di Merauke, Papua s/d 0,16 persen di Sabang, Aceh

Baca Juga : Mercure Nexa Pettarani Tawarkan Paket Buka Puasa dengan 100an Menu setiap Hari

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) juga telah menginstruksikan kepada seluruh perukyah Nahdlatul Ulama untuk melaksanakan rukyatul hilal awal Sya'ban 1444 H pada sore ini.