Jumat, 25 November 2022 23:56

Education Expo, SMA Islam Athirah Bukit Baruga Pamerkan Belasan Website dan Komik Digital

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
SMA Islam Athirah Bukit Baruga menggelar Athirah Baruga Education Expo 2022 (ABEE) di Aula Gynasium, 24-25 November 2022.
SMA Islam Athirah Bukit Baruga menggelar Athirah Baruga Education Expo 2022 (ABEE) di Aula Gynasium, 24-25 November 2022.

Produk digital adalah salah satu proyek akhir yang wajib dikerjakan siswa kelas XII. Proyek akhir untuk tahun ini dibuka dengan berdasarkan tiga kategori, yakni karya tulis ilmiah, produk digital website komik digital, dan literasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - SMA Islam Athirah Bukit Baruga menggelar Athirah Baruga Education Expo 2022 (ABEE) dengan mengangkat tema Menggali Potensi untuk Kreativitas Tanpa Batas di Aula Gynasium. Kegiatan ini berlangsung selama dua, 24-25 November 2022.

Pada kegiatan itu 12 web karya dari siswa kelas XII dipublikasi dan diperkenalkan kepada publik. Wakil Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bidang Kurikulum, Bakry Liwang, mengatakan kegiatan Athirah Baruga Education Expo merupakan yang pertama di sekolah Islam Athirah.

"Rangkaian kegiatan berupa pameran poster ilmiah, pameran produk digital, literasi, produk pelajar profil Pancasila, talkshow pendidikan, dan seminar lingkungan hidup," kata Bakry, Jumat (25/11/2022).

Baca Juga : Kalla Kars Gelar Benelli Day bagi para Member Club dan Pemilik Benelli

Bakry menjelaskan, produk digital adalah salah satu proyek akhir yang wajib dikerjakan siswa kelas XII. Proyek akhir untuk tahun ini dibuka dengan berdasarkan tiga kategori, yakni karya tulis ilmiah, produk digital website komik digital, dan literasi.

"Dua belas website dipublikasikan. Ditambah 2 komik digital serta 1 cerpen," sebutnya.

 

Dia menjelaskan untuk website pengerjaannya sejak empat bulan lalu dan dilatih pemateri dari eksternal dan internal.

Baca Juga : Bukit Baruga Siap-siap Rilis Unit Terbaru Tipe Padma

"Sejak empat bulan lalu mereka dilatih tentang bagaimana mengerjakan proyek akhirnya dibantu oleh pemateri dari perguruan tinggi yang sudah diajak kerja sama. Salah satunya dengan Kalla Institute," tuturnya.

Sponsored by MGID

Sementara, penguji eksternal, Rezha, mengatakan secara umum siswa menampilkan hasil karya web yang lengkap dan memahami cara mengeditnya.

"Yang perlu diperhatikan adalah menangani pesan eror dan cara mengatasinya. Diperlukan jadwal latihan yang teratur untuk membuat web lebih berkembang," ucapnya.

Baca Juga : Yayasan Hadji Kalla Hadirkan Program TPQ Pelosok hingga ke Toraja Utara

Citizen Reporter: Muhammad Syafitra

#SMA Islam Athirah Bukit Baruga #Kalla Group