RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar ikuti Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Kementerian PAN RB secara virtual, di war room lantai 10, Kantor Balaikota Makassar pada Kamis (11/08/2022).
Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muh Ansar didampingi beberapa SKPD terkait diantaranya Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Catatan Sipil, Bagian Hukum.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Makassar, Muh Ansar menyampaikan informasi awal secara umum terhadap pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kota Makassar.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Curhat soal Marwah Wartawan: Jangan Jadikan Profesi Pers Alat Tekan
"Kita telah menindaklanjuti beberapa rekomendasi dari hasil evaluasi tahun sebelumnya, diantaranya mengotimalkan peran agen perubahan dalam meningkatkan pemahaman pegawai terhadap budaya kerja. Core Values ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan Akuntabel Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif), area perubahan dalam reformasi birokrasi selanjutnya mengukur tingkat keberhasilannya," ungkap Sekda Kota Makassar.
Selain itu, terdapat pula perubahan yang signifikan terhadap SAKIP di kota Makassar, di Tahun 2019, indeks SAKIP 68,82 persen dengan predikat B. Di tahun 2020, indeks SAKIP 69,28 dengan predikat B, dan kini Makassar sudah terdapat aplikasi E-SAKIP.
Untuk progres pengembangan inovasi dalam sektor pelayanan publik, Kota Makassar memiliki Home Care, Si Baso, Longset (Lorong Sehat), Kucata'ki, Sentuh Pustaka, dan Dongkelor atau Dongeng Keliling.
BERITA TERKAIT
-
GMTD Serahkan PSU Rp455 Miliar ke Pemkot Makassar, Dorong Tata Kota Modern dan Berkelanjutan
-
Sahruddin Said: Pengusaha Jangan Untung Besar, Pemkot Makassar Justru Menanggung Dampaknya
-
MHM Jadi Catatan Pansus LKPJ, DPRD Dorong Tata Kelola Anggaran Lebih Efisien
-
Buka Raker KORMI 2026, Wali Kota Makassar: Jangan Seremonial, Harus Ada Program Nyata!