Kamis, 07 Juli 2022 11:02

Harga Cabai Turun, Pedagang Sebut karena Pasokan Cabai Melimpah

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (kanan), saat mengunjungi salah satu sentra produksi cabai.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (kanan), saat mengunjungi salah satu sentra produksi cabai.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per 4 Juli 2022 pukul 10.00 WIB, harga cabai merah besar turun 1,2 persen atau Rp85 ribu menjadi Rp70.000 per kilogram dan cabai merah keriting turun 6,53 persen atau Rp5.050 menjadi Rp72.250 per kilogram.

RAKYATKU.COM - Para pedagang di sejumlah pasar mulai serentak menjual cabai dengan harga rata-rata Rp80 ribu per kilogram. Harga itu turun cukup jauh dibandingkan harga cabai sebelumnya yang mencapai Rp130 ribu per kilogram. Turunnya harga cabai diakui pedagang lantaran tingkat produksi dan pasokan dari sejumlah daerah sentra cukup melimpah.

"Alhamdulillah produksi dan pasokan di sentra melimpah dan mulai hari ini harga cabai turun di kisaran Rp70-80 ribu," ujar Udin, salah satu pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (7/7/2022).

Perlu diketahui, jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan cabai dan kebutuhan pangan lain untuk masyarakat Jabodetabek dalam kondisi aman dan terkendali. Terbaru, Kementan melepas cabai asal Kabupaten Sumedang, Tanggung, Wonosono, dan wilayah Jawa Tengah ke sejumlah pasar di DKI Jakarta.

Baca Juga : Di Solo Raya, Presiden Jokowi Lakukan Pencanangan Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang Se Indonesia

Menurut Udin, harga cabai kemungkinan masih akan turun lagi sampai pada tingkat harga normal seperti bisa. Penurunan harga juga diperkirakan terjadi pada komoditas lain seperti bawang dan beragam bumbu dapur lainya. Udin mengatakan sejauh ini pemerintah terus melakukan pengawalan distribusi melalui pasokan pangan ke sejumlah lokasi.

"Alhamdulillah kita dibantu pemerintah, khususnya dari Kementan yang setiap hari mengawal pasokan cabai dan pangan lainya," katanya.

 

Masminah, salah satu pembeli cabai mengaku senang karena harga-harga berangsur normal. Dia berharap pemerintah mampu menjaga kondisi ini terlebih jelang Lebaran Iduladha 1443 H/2022 M.

Baca Juga : Kesiapan Hadapi Krisis Pangan, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo: Kuncinya Sinergitas

"Saya senang dan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang menyediakan cabai dengan cukup baik sehingga harga-harga mulai turun," katanya.

Sponsored by MGID

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per 4 Juli 2022 pukul 10.00 WIB, harga cabai merah besar turun 1,2 persen atau Rp85 ribu menjadi Rp70.000 per kilogram dan cabai merah keriting turun 6,53 persen atau Rp5.050 menjadi Rp72.250 per kilogram.

Cabai rawit yang sebelumnya sempat tembus Rp120.000 per kilogram di pasaran, kini perlahan turun. Masing-masing harga cabai rawit hijau dan merah turun Rp7.250 dan Rp4.100 per kilogram. Dengan demikian, hari ini harga cabai tersebut di angka Rp62.900 per kilogram dan Rp90.700 per kilogram. Penurunan ini diikuti dengan panen raya cabai yang terjadi di Sumedang, Jawa Barat.

Baca Juga : Stok Beras April 10,15 Juta Ton, IRRI-Akademisi Apresiasi Survei Kementan-BPS

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengatakan bahwa produksi cabai besar nasional pada Juni tahun ini mencapai 78.040 ton dan cabai rawit 1.723 ton. Sementara, kebutuhan cabai besar diperkirakan 76.317 ton sehingga neraca cabai besar surplus 1.723 ton. Hal yang sama juga terjadi pada cabai keriting, yang surplus 1.403 ton karena kebutuhan nasional Juni diperkirakan 72.159 ton.

"Memang ada dinamika harga menjelang hari raya Iduladha. Dan ini adalah momentum yang terjadi setiap tahun, Idulfitri, Iduladha, natal, dan tahun baru. Tapi, kami hadir di sini bersama Pak Bupati dan jajaran lainnya untuk memastikan bahwa cabai tersedia cukup," ujarnya. (*)

#Kementerian Pertanian #Syahrul Yasin Limpo