Kamis, 30 Juni 2022 21:26
Vladimir Putin (Ap Photo/sergey guneev)
Editor : Usman Pala

RAKYATKU.COM -- Presiden Rusia Vladimir Putin mempersilahkan Finlandia dan Swedia jika ingin bergabung dengan NATO.

 

“Tidak ada yang mungkin menjadi perhatian kami dalam hal Finlandia dan Swedia menjadi anggota NATO. Kalau mereka mau silakan, silakan,” kata Putin, Rabu (29/6/2022) dilansir dari CNBC Internasional.

Tapi Putin mengingatkan jika infrastruktur dan pasukan NATO dikerahkan di Swedia dan Finlandia ketika mereka bergabung, maka Rusia akan menanggapi dengan cara yang sama dan menciptakan ancaman yang sama untuk wilayah dimana ancaman itu diciptakan.

Baca Juga : Tekanan Barat Mendekatkan Tiongkok dan Rusia

“Tetapi mereka harus memahami dengan jelas bahwa mereka tidak menghadapi ancaman apapun sebelum ini. Sekarang, jika infrastruktur dan pasukan NATO dikerahkan, kami akan dipaksa untuk menanggapi dengan cara yang sama dan menciptakan ancaman yang sama untuk wilayah di mana ancaman terhadap kami diciptakan,” tambahnya.

 

“Sudah jelas, tidakkah mereka mengerti itu? Semuanya berjalan baik di antara kami tetapi sekarang akan ada ketegangan. Ini jelas dan tak terhindarkan,” tegas Putin.

Tanggapan Putin datang ketika para pemimpin NATO dan sekutu mereka bertemu di Madrid pada hari Rabu. Pada pertemuan puncak, aliansi berjanji untuk memperkuat dukungan mereka untuk Ukraina dan menyebut Rusia sebagai “ancaman langsung” terhadap keamanannya.

Baca Juga : Rusia: Pemimpin Kelompok Wagner Dipastikan Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

Ia juga secara resmi menyambut Swedia dan Finlandia, untuk bergabung dengan aliansi tersebut.

Para pemimpin kedua negara Nordik mengatakan invasi Rusia ke Ukraina mengubah keputusan mereka ketika harus memutuskan untuk bergabung dengan NATO.

Rusia dirugikan oleh ekspansi karena perbatasan daratnya dengan wilayah NATO sekarang akan berlipat ganda. Ini memiliki perbatasan 830 mil dengan calon anggota Finlandia dan berbatasan dengan lima anggota NATO lainnya: Latvia, Estonia, Lithuania, Polandia dan Norwegia.

Baca Juga : Putin Angkat Bicara Terkait Kecelakaan Pesawat yang Diduga Tewaskan Bos Wagner