Rabu, 29 Juni 2022 23:56

Fatmawati Rusdi Ingatkan Pentingnya Koordinasi untuk Menangani Stunting

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi Masse
Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi Masse

"Kita bersyukur dari 24 kabupaten / kota Makassar adalah yang terendah stuntingnya. Selama 1 tahun lebih kepemimpinan pak Wali bersama saya, stunting menjadi salah satu perhatian serius kami"

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi kembali menegaskan perhatian serius pemerintah untuk menangani stunting. Olehnya itu, ia mengingatkan perlunya koordinasi serta kebersamaan seluruh multi sektor.

Hal tersebut diutarakan Fatmawati saat kembali menggelar rapat koordinasi tindak lanjut rembuk stunting 3 di ruang rapat Wakil Walikota lantai 11 menara Balaikota, Rabu (29/6/2022).

"Kenapa saya mengundang, karena kita butuh koordinasi dan kebersamaan, masalah prevalensi stunting adalah pekerjaan rumah kita, yang harus terselesaikan," ucap Fatma di hadapan Camat dan Lurah yang hadir.

Baca Juga : Upacara Hari Kemerdekaan, Pemkot Makassar Bentangkan Bendera Merah Putih 5.005 Meter di Losari

Fatmawati mengatakan, dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Makassar adalah kota yang paling rendah stuntingnya.

"Kita bersyukur dari 24 kabupaten / kota Makassar adalah yang terendah stuntingnya. Selama 1 tahun lebih kepemimpinan pak Wali bersama saya, stunting menjadi salah satu perhatian serius kami," ujar Fatma.

 

Meski demikian, Fatmawati meminta seluruh multi sektor yang terlibat didalamnya untuk mengupdate data data kasus stunting di wilayahnya. Langkah kongkrit dilakukan menangani stunting, yakni dengan melalui 24 program strategis Pemkot Makassar.

Baca Juga : Danny Pomanto Satukan Semangat Pembauran di Momentum Kemerdekaan

"Saya minta update data dulu kasus stunting ini, yang mana dikategorikan kurang gizi, yang mana betul betul masuk kategori stunting. Langkah kongkrit Pemkot dari 24 program strategis kami itu salah satunya adalah perkuatan imunitas untuk semuanya lalu ada program Jagai Anakta," tuturnya lagi.

Sponsored by MGID

Di tahun 2023 nanti kata Fatma, Pemkot Makassar akan mengelontorkan anggaran 50 juta di masing masing kelurahan yang akan digunakan sebagai promotif dan edukasi menangani kasus stunting.

"Ini merupakan bukti keseriusan kami dari Pemerintah kota Makassar untuk menangani kasus stunting yang terjadi di tengah masyarakat," jelasnya.

Baca Juga : UNICEF Dukung Pemkot Makassar Entaskan Masalah Anak Tidak Sekolah

Selanjutnya, Fatmawati Rusdi berkunjungan ke rumah keluarga stunting (Gerebek Stunting) di kelurahan Mandala, kecamatan Mamajang bersama Asisten ll Pemkot Makassar Rusmayani Madjid, Dandim 1408/BS Makassar Letkol Inf. Nurman Syahreda, dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXIX Tahun 2022 yang diadakan BKKBN Provinsi Sulsel.

#pemkot makassar #danny pomanto #Fatmawati Rusdi Masse