Kamis, 16 Juni 2022 17:21

Wali Kota di Ukraina Dikabarkan Berbalik Dukung Presiden Putin

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kendaraan militer Rusia dikerahkan dalam operasi di Ukraina. Foto: AFP
Kendaraan militer Rusia dikerahkan dalam operasi di Ukraina. Foto: AFP

Pushilin melalui unggahan Telegram mengklaim bahwa Bandura kini sudah bergabung dengan DPR

RAKYATKU.COM - Operasi militer khusus yang dilakukan Rusia di Ukraina masih terus berlangsung. Pertempuran antara pasukan kedua belah pihak masih terus terjadi.

Di tengah operasi militer khusus Rusia, Volodymyr Bandura, seorang Wali Kota di Ukraina menjadi sorotan.

Bandura mulai menjadi sorotan pada Senin (13/6), ketika Denis Pushilin selaku pemimpin kelompok separatis pro-Rusia di Donetsk, Republik Rakyat Donetsk (DPR), mengunggah fotonya bersama Bandura. Pushilin melalui unggahan Telegram mengklaim bahwa Bandura kini sudah bergabung dengan DPR.

Baca Juga : Rusia Tuduh AS Terlibat Langsung dalam Perang di Ukraina

Volodymyr Bandura yang merupakan Wali Kota Sviatohirsk dilaporkan berbalik arah mendukung Presiden Vladimir Putin ketika pasukan Rusia menguasai kota Ukraina yang ia pimpin.

"Kami sudah berhubungan dengannya [Bandura] sejak lama. Seperti banyak penduduk Sviatohirsk, ia menunggu pembebasan dan ia mendukung operasi khusus [Rusia]," tulis Pushilin, seperti dilansir CNN.

Pushilin mengunggah foto ini ketika pasukan Rusia sudah menguasai Sviatohirsk. Menurut Pushilin, Bandura dihormati dan didukung oleh rakyatnya.

Baca Juga : Uni Eropa Telah Menemukan Kesepakatan untuk Balas Dendam ke Rusia

"Di masa sulit, Volodymyr tak meninggalkan tugasnya. Dia dihormati dan didukung penduduk, jadi saya menawarkan dia posisi sebagai kepala pemerintahan Kota Sviatohirsk," tulis Pushilin.

Sponsored by MGID

Setelah menjadi sorotan, kantor Jaksa Agung Ukraina mengumumkan sedang menyelidiki Bandura atas dugaan pengkhianatan di bawah status darurat militer.

 

#Rusia vs Ukraina #Amerika Serikat #NATO