Senin, 06 Juni 2022 22:02
Tim SAR
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Setelah beberapa hari berjalan, pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi 02 resmi dihentikan, Senin (6/5/2022) pukul 16.00 Wita. Proses pencarian dinyatakan ditutup setelah operasi SAR dilakukan selama 7 hari + 3 hari pencarian.

 

Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi mengungkapkan, dalam perkembangan proses pencarian ini diketahui bahwa jumlah personel On Boad yang ikut dalam KM Ladang Pertiwi 02 sebanyak 50 orang. 32 orang berhasil ditemukan selamat sementara 4 orang ditemukan meninggal dunia. Tiga sudah diidentifikasi dan satu orang lainnya masih dalam tahap identifikasi oleh tim DVI Polda Sulsel di RS Bhayangkara.

"Sementara 15 orang korban belum ditemukan hingga hari ketujuh. Kemudian proses pencarian diperpanjang selama 3 hari. Menjadi 10 hari dengan harapan masih bisa ditemukannya korban," ungkap Djunaidi kepada wartawan.

Baca Juga : Kepala BNPP Lakukan Kuker di Kantor BNPP Sulsel

Pencairan korban tenggelam KM Ladang Pertiwi 02 melibatkan berbagai unsur dari Polri, TNI, Bakamla, Kesyahbandaran Utara Makassar, unsur potensi lainnya dan Pemprov Sulsel dalam hal ini bapak gubernur yang terus memberikan dukungan terbaiknya dalam proses pelaksanaan operasi SAR ini.

 

"Namun dengan segala upaya maksimal yang dilakukan oleh tim SAR gabungan, hingga hari 10 tidak menemukan tanda keberadaan korban lainnnya. Maka dengan berat hati Operasi SAR kecelakaan KM Ladang Pertiwi 02 yang tenggelam di Perairan Pemantauang dinyatakan ditutup pada hari 10," tambahnya.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Kapolda dan terima kasih kepada Kodam IV Hasanuddin, Kepala Bakamla, Syahbandar dan Gubernur Sulsel yang atas dedikasinya membantu pesonel pencarian hingga hari ke-10 ini.

Baca Juga : Pemkab Luwu Utara Hibahkan Lahan 3.600 Meter Persegi untuk Basarnas

"Juga kami sampaikan terima kasih kepada tim DVI Polda Sulsel yang telah membantu proses identifikasi korban serta seluruh potensi SAR yang telah meluangkan waktunya bersama Basarnas melakukan pencarian berada di posko Pelabuhan Paotere ini," bebernya.

Tim SAR Gabungan juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban yang dinyatakan meninggal dunia dan hilang atas tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02.

Pihaknya juga menyampaikan, meskipun hari ini sudah ditutup, tetap akan dilakukan pemantauan oleh Basarnas Sulsel dengan berkoordinasi VTAS Makassar dan Kapal yang melintas di perairan pemantauan untuk melaporkan apabila penemuan tanda keberadaan korban.

Baca Juga : Tangis Irwan Pecah, Istri dan 2 Anaknya Korban Kapal Tenggelam di Perairan Pangkep

"Kami menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan Basarnas bersama Tim SAR Gabungan sudah sangat maksimal semenjak diterima laporan kejadian hingga diperpanjang sampai hari 10. Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga, semoga kejadian ini menjadi pembelajaran untuk berbenah ke depan dan lebih mengutamakan keselamatan kita bersama," sebutnya.