Sabtu, 28 Mei 2022 10:16

Presiden Mesir Minta Warga Makan Daun Imbas Harga Pangan Naik

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Presiden Mesir, Abdel Fattah Al-Sisi. (Foto: Issouf Sanogo/AFP via Getty Images)
Presiden Mesir, Abdel Fattah Al-Sisi. (Foto: Issouf Sanogo/AFP via Getty Images)

Abdel Fattah Al-Sisi dalam pernyataannya menyebut bahwa pada masa itu umat muslim tidak mengeluh. Ia pun menyarankan warga Mesir bersabar dan tidak menuntut solusi segera.

RAKYATKU.COM, KAIRO - Presiden Mesir, Abdel Fattah Al-Sisi, meminta warga mengonsumsi daun dari pohon seperti yang pernah dilakukan Nabi Muhammad saw. Ini langkah untuk menenangkan warga di tengah kenaikan harga pangan.

"Sisi mengatakan dirinya tidak khawatir jika seseorang akan mengatakan bahwa satu kilogram okra berharga 100 Pounds Mesir karena warga Mesir menyadari bahwa para sahabat nabi terjebak dengan Rasulullah di pinggiran Makkah selama tiga tahun hingga mereka makan daun. Mereka tidak meminta makanan kepada Rasulullah atau agar bumi meledak dari bawah mereka (dengan kekayaan)," demikian seperti disampaikan Al Jazeera Mesir dilansir Middle East Monitor, Sabtu (27/5/2022).

Cuitan itu merujuk pada kepungan terhadap muslim oleh Quraish, yang berakhir dengan istri pertama Nabi Muhammad saw., Khadijah, meninggal dan mereka kehilangan semua kekayaan mereka. Tahun itu dikenal sebagai Tahun Kesedihan dan merupakan tahun terburuk dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga : Mesir Pamer Temuan Makam Kuno Baru di Saqqara

Al-Sisi dalam pernyataannya menyebut bahwa pada masa itu umat muslim tidak mengeluh. Ia pun menyarankan warga Mesir bersabar dan tidak menuntut solusi segera.

Pada Maret lalu, Mesir beralih ke Dana Moneter Internasional (IMF) untuk ketiga kalinya dalam enam tahun untuk mengajukan pinjaman seiring negara itu bergulat dengan korupsi, pandemi COVID-19 global, dan sekarang invasi Rusia ke Ukraina.

 

Para analis memprediksi kenaikan lebih lanjut untuk harga bahan bakar dan makanan kemungkinan besar akan memicu kerusuhan sipil di Mesir, yang sepertiga populasi hidup di bawah garis kemiskinan. (*)

#Abdel Fattah Al-Sisi #Mesir