Rabu, 25 Mei 2022 11:49

21 Tewas dalam Penembakan Maut di SD Texas, Presiden Joe Biden Marah

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden. (Foto: Tangkapan layar YouTube ABC News)
Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden. (Foto: Tangkapan layar YouTube ABC News)

"Kita harus bertindak," tegas Joe Biden.

RAKYATKU.COM, WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, sedih dan marah atas penembakan maut di Robb Elementary School, Texas, Amerika Serikat (AS), Selasa (24/5/2022) waktu setempat.

Kejadian nahas ini menewaskan 21 orang terdiri aras 18 anak-anak dan 3 orang dewasa.

"Kita harus bertindak," tegas Biden dalam pidatonya menanggapi penembakan ini dilansir Associated Press, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga : Biden: Putin Harap Barat Akan Pecah di Tengah Perang

Biden menyampaikan itu setelah AS bertahun-tahun gagal meloloskan aturan hukum baru yang membatasi kepemilikan senjata api.

"Kapan atas nama Tuhan kita akan melawan lobi senjata?" tanya Biden dalam pidato di Gedung Putih sesaat usai kembali dari kunjungan kerja selama lima hari ke kawasan Asia Timur.

Bersama Ibu Negara Jill Biden di Roosevelt Room Gedung Putih, Biden menegaskan, "Sudah waktunya kita mengubah rasa sakit menjadi tindakan."

Baca Juga : Rusia Tidak Jamin Mantan Prajurit AS yang Tertangkap di Ukraina Bisa Bebas dari Hukuman Mati

"Kehilangan seorang anak seperti sepotong jiwa Anda direnggut. Ada kehampaan dalam dada Anda. Anda merasa seperti tersedot ke dalamnya dan tidak akan pernah bisa keluar," ucap Biden.

Sponsored by MGID

Pelaku penembakan yang disebut masih berusia 18 tahun tewas ditembak polisi setempat. (*)

#Amerika Serikat #Joe BIden #Penembakan Maut